China Blacklist Produk Seafood Asal Indonesia karena Positif COVID-19
Sabtu, 19 September 2020 - 09:51 WIB
Meskipun Food and Drug Administration (FDA) atau Administrasi Obat dan Makanan Amerika Serikat (AS) telah mengklaim bahwa sebenarnya tidak ada bukti COVID-19 dapat ditularkan melalui makanan atau kemasan makanan tertentu, para peneliti China menyatakan masih menemukan virus corona pada salmon dingin tertentu yang kemungkinan benar-benar menular selama lebih dari seminggu. Baca Juga : China Minta AS Berhenti Ikut Campur Urusan Negaranya
Perhatian telah meningkat di seluruh dunia dan meskipun sebelumnya dulunya adalah ASF atau Flu Babi Afrika yang meskipun tidak mematikan bagi manusia tetapi bisa mematikan bagi babi lain, gelombang pasang telah berubah dan semua orang waspada terhadap tanda-tanda virus corona .
Selain ASF, bea cukai juga harus menangani flu burung yang ditularkan melalui unggas—seringkali ayam—yang berpotensi membahayakan namun belum tentu berakibat fatal. Lantaran virus corona menjadi perbincangan, bea cukai telah meningkatkan kewaspadaan mereka dalam mencoba mencegah kemungkinan risiko kesehatan di dalam negara mereka. Baca Lagi : Perwali 51 dan 53 Diterapkan Pekan Depan, Pelanggar Akan Kena Denda
Perhatian telah meningkat di seluruh dunia dan meskipun sebelumnya dulunya adalah ASF atau Flu Babi Afrika yang meskipun tidak mematikan bagi manusia tetapi bisa mematikan bagi babi lain, gelombang pasang telah berubah dan semua orang waspada terhadap tanda-tanda virus corona .
Selain ASF, bea cukai juga harus menangani flu burung yang ditularkan melalui unggas—seringkali ayam—yang berpotensi membahayakan namun belum tentu berakibat fatal. Lantaran virus corona menjadi perbincangan, bea cukai telah meningkatkan kewaspadaan mereka dalam mencoba mencegah kemungkinan risiko kesehatan di dalam negara mereka. Baca Lagi : Perwali 51 dan 53 Diterapkan Pekan Depan, Pelanggar Akan Kena Denda
(sri)
Lihat Juga :