Banjir Kepung Bidara Cina, Atap Rumah Nyaris Terendam
Kamis, 29 Januari 2026 - 13:26 WIB
Banyak di antara warga yang masih bertahan di lantai dua rumah mereka. Menurut penuturan beberapa warga, ketinggian air mulai naik sekitar pukul 12.00 WIB, Rabu (28/1/2026).
Hal itu akibat kiriman air dari Depok yang membuat Kali Ciliwung meluap. Ketinggian air kemudian terus naik menjelang Maghrib dan malam hari.
Terlebih pada dini hari sekitar pukul 02.00 WIB, hujan lebat melanda Jakarta dan membuat ketinggian air naik hingga 120 cm. Bahkan, bagi rumah warga yang tidak memiliki lantai dua, ketinggian air hampir menyentuh atap rumah.
Akibat banjir, sebagian besar aktivitas warga lumpuh. Namun, banyak dari mereka yang mengaku sudah terbiasa dengan banjir musiman yang kerap terjadi di Bidara Cina.
Terkait upaya relokasi, mereka mengaku hal tersebut sudah pernah direncanakan, namun tak kunjung terealisasi hingga saat ini.
Hal itu akibat kiriman air dari Depok yang membuat Kali Ciliwung meluap. Ketinggian air kemudian terus naik menjelang Maghrib dan malam hari.
Terlebih pada dini hari sekitar pukul 02.00 WIB, hujan lebat melanda Jakarta dan membuat ketinggian air naik hingga 120 cm. Bahkan, bagi rumah warga yang tidak memiliki lantai dua, ketinggian air hampir menyentuh atap rumah.
Akibat banjir, sebagian besar aktivitas warga lumpuh. Namun, banyak dari mereka yang mengaku sudah terbiasa dengan banjir musiman yang kerap terjadi di Bidara Cina.
Terkait upaya relokasi, mereka mengaku hal tersebut sudah pernah direncanakan, namun tak kunjung terealisasi hingga saat ini.
(jon)
Lihat Juga :