Banjir Kepung Bidara Cina, Atap Rumah Nyaris Terendam
Kamis, 29 Januari 2026 - 13:26 WIB
loading...
Banjir kembali merendam sejumlah titik di Jakarta, salah satunya RT 05 RW 06 Kelurahan Bidara Cina, Jakarta Selatan, Kamis (29/1/2026). Ketinggian air bahkan nyaris menyentuh atap rumah. Foto: Niko Prayoga
A
A
A
JAKARTA - Banjir kembali merendam sejumlah titik di Jakarta, salah satunya RT 05 RW 06 Kelurahan Bidara Cina, Jakarta Selatan, Kamis (29/1/2026). Ketinggian air bahkan nyaris menyentuh atap rumah.
Untuk wilayah di sekitar mulut gang dekat dengan jalan kelurahan, ketinggian air sekitar 30 cm atau setara betis orang dewasa.
Baca juga: 27 Kejadian Kecelakaan Akibat Jalan Berlubang Selama 1-28 Januari 2026, 1 Orang Tewas
Namun, untuk wilayah yang berdekatan langsung dengan Kali Ciliwung, ketinggian air mencapai 120 cm atau setara dengan dada orang dewasa.
Banyak di antara warga yang masih bertahan di lantai dua rumah mereka. Menurut penuturan beberapa warga, ketinggian air mulai naik sekitar pukul 12.00 WIB, Rabu (28/1/2026).
Hal itu akibat kiriman air dari Depok yang membuat Kali Ciliwung meluap. Ketinggian air kemudian terus naik menjelang Maghrib dan malam hari.
Terlebih pada dini hari sekitar pukul 02.00 WIB, hujan lebat melanda Jakarta dan membuat ketinggian air naik hingga 120 cm. Bahkan, bagi rumah warga yang tidak memiliki lantai dua, ketinggian air hampir menyentuh atap rumah.
Akibat banjir, sebagian besar aktivitas warga lumpuh. Namun, banyak dari mereka yang mengaku sudah terbiasa dengan banjir musiman yang kerap terjadi di Bidara Cina.
Terkait upaya relokasi, mereka mengaku hal tersebut sudah pernah direncanakan, namun tak kunjung terealisasi hingga saat ini.
Untuk wilayah di sekitar mulut gang dekat dengan jalan kelurahan, ketinggian air sekitar 30 cm atau setara betis orang dewasa.
Baca juga: 27 Kejadian Kecelakaan Akibat Jalan Berlubang Selama 1-28 Januari 2026, 1 Orang Tewas
Namun, untuk wilayah yang berdekatan langsung dengan Kali Ciliwung, ketinggian air mencapai 120 cm atau setara dengan dada orang dewasa.
Banyak di antara warga yang masih bertahan di lantai dua rumah mereka. Menurut penuturan beberapa warga, ketinggian air mulai naik sekitar pukul 12.00 WIB, Rabu (28/1/2026).
Hal itu akibat kiriman air dari Depok yang membuat Kali Ciliwung meluap. Ketinggian air kemudian terus naik menjelang Maghrib dan malam hari.
Terlebih pada dini hari sekitar pukul 02.00 WIB, hujan lebat melanda Jakarta dan membuat ketinggian air naik hingga 120 cm. Bahkan, bagi rumah warga yang tidak memiliki lantai dua, ketinggian air hampir menyentuh atap rumah.
Akibat banjir, sebagian besar aktivitas warga lumpuh. Namun, banyak dari mereka yang mengaku sudah terbiasa dengan banjir musiman yang kerap terjadi di Bidara Cina.
Terkait upaya relokasi, mereka mengaku hal tersebut sudah pernah direncanakan, namun tak kunjung terealisasi hingga saat ini.
(jon)
Lihat Juga :