Andalkan Normalisasi Tekan Risiko Banjir, Pramono: Daya Tampung Sungai Jakarta Cuma 150 Mm

Senin, 26 Januari 2026 - 17:24 WIB
Sambil menunggu pengerjaan normalisasi, Pramono memerintahkan Dinas Sumber Daya Air (SDA) untuk melakukan pengerukan kali secara terus menerus. Sebanyak 200 unit alat berat dikerahkan guna mengangkat sedimen.

Meski dilakukan pengerukan secara terus menerus, kapasitas daya tampung kali di Jakarta tetap saja terbatas. Kemampuan sungai di Jakarta hanya mampu menampung curah hujan sekitar 150 milimeter per hari.

Jika curah hujan di Jakarta melebihi 150 milimeter, maka kali dan sungai tidak lagi mampu menampung debit air. Karena itu, normalisasi sungai menjadi jalan terakhir untuk menambah daya tampung air demi menekan risiko banjir.

"Persoalannya karena catchment-nya tidak mencukupi. Jadi walaupun dikeruk semuanya nggak ada tambahan sedimen itu cuma mampu di Jakarta menampung curah hujan 150 milimeter per hari," katanya.
(jon)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!