IAPI Gelar Perayaan Natal, Akuntan Publik Diharapkan Semakin Kompak
Minggu, 11 Januari 2026 - 10:34 WIB
Dia juga menjelaskan bahwa IAPI berdiri sejak 2007 sebagai organisasi profesi yang terpisah dari Ikatan Akuntan Indonesia (IAI), sesuai dengan standar internasional. “Pemisahan ini bukan karena konflik, tetapi karena tuntutan standar internasional yang mengharuskan profesi akuntan publik berdiri sendiri,” jelasnya.
Dia juga menyoroti pentingnya peran akuntan publik dalam perekonomian nasional. Ia mengklaim, profesi ini sangat strategis karena bertugas memberikan opini atas kewajaran laporan keuangan.
“Akuntan publik adalah satu-satunya profesi yang diizinkan negara untuk menyatakan apakah laporan keuangan itu wajar atau tidak. Ini profesi yang mulia dan sangat dibutuhkan,” tegasnya.
Kendati demikian, ia mengakui jumlah akuntan publik di Indonesia masih tergolong kurang jika dibandingkan dengan negara-negara tetangga. “Di Indonesia jumlah akuntan publik sekitar 1.700, sementara negara tetangga rata-rata sudah di atas 5.000,” ungkapnya.
Maka itu, ia mendorong generasi muda untuk tertarik menekuni profesi akuntan publik. Terlebih ke depan akan semakin banyak regulasi yang mewajibkan audit laporan keuangan. “Ini peluang besar bagi generasi muda,” pungkasnya.
Dia juga menyoroti pentingnya peran akuntan publik dalam perekonomian nasional. Ia mengklaim, profesi ini sangat strategis karena bertugas memberikan opini atas kewajaran laporan keuangan.
“Akuntan publik adalah satu-satunya profesi yang diizinkan negara untuk menyatakan apakah laporan keuangan itu wajar atau tidak. Ini profesi yang mulia dan sangat dibutuhkan,” tegasnya.
Kendati demikian, ia mengakui jumlah akuntan publik di Indonesia masih tergolong kurang jika dibandingkan dengan negara-negara tetangga. “Di Indonesia jumlah akuntan publik sekitar 1.700, sementara negara tetangga rata-rata sudah di atas 5.000,” ungkapnya.
Maka itu, ia mendorong generasi muda untuk tertarik menekuni profesi akuntan publik. Terlebih ke depan akan semakin banyak regulasi yang mewajibkan audit laporan keuangan. “Ini peluang besar bagi generasi muda,” pungkasnya.
(rca)
Lihat Juga :