Update Longsor Banjarnegara: 10 Orang Meninggal Dunia, 18 Masih dalam Pencarian
Jum'at, 21 November 2025 - 06:14 WIB
Laporan situasi per pukul 19.00 WIB, bencana ini juga menyebabkan 7 warga mengalami luka-luka, 48 rumah roboh atau hilang, serta 195 rumah terdampak, dengan jumlah pengungsi mencapai 934 jiwa.
Sebanyak 700 personel gabungan yang terdiri dari Basarnas, TNI, Polri, BPBD, relawan, dan berbagai unsur lainnya terus memaksimalkan operasi di tiga sektor pencarian yang dilengkapi peralatan alkon, K-9, serta dukungan alat berat.
Sebanyak 12 unit ekskavator dan 12 alkon dikerahkan untuk mempercepat proses evakuasi, termasuk penanganan kubangan air yang menghambat area longsoran. Dua unit tangki HU juga disiagakan untuk mendukung dapur umum di Kantor Kecamatan Pandanarum.
Dukungan logistik dan peralatan dari berbagai sektor mulai BNPB, Dinas Sosial, BPBD, PMI, dan Baznas terus berdatangan. Dapur umum yang dioperasikan Tagana telah aktif menyediakan konsumsi bagi para pengungsi maupun petugas, sementara gudang logistik dipusatkan di SMP Pandanarum untuk memudahkan distribusi bantuan.
Selain itu, layanan kesehatan untuk warga terdampak, termasuk kelompok rentan, tetap berjalan, disertai pendampingan psikososial bagi siswa yang terdampak peristiwa ini.
Sebanyak 700 personel gabungan yang terdiri dari Basarnas, TNI, Polri, BPBD, relawan, dan berbagai unsur lainnya terus memaksimalkan operasi di tiga sektor pencarian yang dilengkapi peralatan alkon, K-9, serta dukungan alat berat.
Sebanyak 12 unit ekskavator dan 12 alkon dikerahkan untuk mempercepat proses evakuasi, termasuk penanganan kubangan air yang menghambat area longsoran. Dua unit tangki HU juga disiagakan untuk mendukung dapur umum di Kantor Kecamatan Pandanarum.
Dukungan logistik dan peralatan dari berbagai sektor mulai BNPB, Dinas Sosial, BPBD, PMI, dan Baznas terus berdatangan. Dapur umum yang dioperasikan Tagana telah aktif menyediakan konsumsi bagi para pengungsi maupun petugas, sementara gudang logistik dipusatkan di SMP Pandanarum untuk memudahkan distribusi bantuan.
Selain itu, layanan kesehatan untuk warga terdampak, termasuk kelompok rentan, tetap berjalan, disertai pendampingan psikososial bagi siswa yang terdampak peristiwa ini.
Lihat Juga :