Dewan Minta Inspektorat Audit Dinas PUTR Bulukumba

Senin, 14 September 2020 - 19:09 WIB
Selain itu, pemasangan lampu jalan lanjutnya dinilai tidak terstruktur. Sehingga, lampu jalan yang ada bisa dengan mudah diakui oleh pihak tertentu.

"Karena kita tidak tau titik-titik mana yang dipasangi lampu jalan. Ini semua keluhan masyarakat yang sebenarnya butuh lampu jalan di tempat-tempat rawan kecelakaan," tutupnya.

Baca juga: Polisi Segera Periksa Ketua Komisi D DPRD Bulukumba

Terpisah, Kadis PUPR Bulukumba, Rudy Ramlan yang dikonfirmasi mengaku bahwa pihaknya telah menganggarkan penambahan lampu penerangan di 10 kecamatan. Hanya saja, kondisi COVID-19 membuat anggaran itu harus dirasionalisasi.

"Kami sudah anggarkan, tapi karena ada rasionalisasi anggaran, akhirnya dialihkan. Padahal itu sudah kita siapkan untuk di 10 kecamatan," katanya singkat.
(luq)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!