DPR dan DPD RI Soroti Sidak Gubernur Jabar ke Pabrik Air Mineral di Subang

Jum'at, 31 Oktober 2025 - 11:16 WIB
Dia meminta KDM menyelesaikan masalah jaringan pipa air minum ini terlebih dahulu ketimbang mengurusi hal lain. “KDM itu urusi dulu jaringan pipa air minum yang ada di Jawa Barat ke masyarakat, baru urusi yang lain. Karena itu adalah hak rakyat,” cetusnya.

Dia meminta KDM melakukan riset dulu dengan melibatkan lembaga riset yang ada di Pemprov Jabar sebelum mengeluarkan satu statemen yang bisa membahayakan ekonomi di Jawa Barat.

Ketua DPD RI Sultan Bachtiar Najamudin, mengatakan memberikan apresiasi kepada kepala daerah yang aktif turun mengawasi semua kegiatan swasta.

“Tapi, saya juga mau sampaikan bahwa nggak usah ramai-ramai, nggak usah gaduh. Pengawasan bagus, efektif, tapi juga tidak perlu digembar-gemborkan sehingga tidak menimbulkan ekses yang kontra produktif terhadap keinginan investasi yang masuk,” katanya.

Seperti diketahui, Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menuding sumber air yang digunakan pabrik air mineral di Subang bukan berasal dari pegunungan tapi air bor.

“Saya sempat mengira memanfaatkan air mata air pegunungan sebagaimana yang sering digambarkan dalam iklan. Namun kenyataannya berbeda. Artinya di dalam pikiran saya bahwa airnya adalah air mata air. Karena namanya air pegunungan kan? Tapi kenapa dibor,” ujarnya.
(cip)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!