Kasus Timothy Anugerah, Kemendiktisaintek Minta Universitas Udayana Tangani secara Transparan
Minggu, 19 Oktober 2025 - 16:30 WIB
Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi angkat bicara terkait meninggalnya mahasiswa Universitas Udayana (Unud) Bali, Timothy Anugerah Saputra. Foto/Instagram Ditjen Dikti.
JAKARTA - Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi ( Kemendiktisaintek ) buka suara ihwal kasus meninggalnya mahasiswa Universitas Udayana (Unud) bernama Timothy Anugerah Saputra yang diduga bunuh diri dengan melompat dari lantai empat Gedung Fisip Unud, Denpasar, Rabu (15/10/2025). Kemendiktisaintek menyampaikan dukacita atas meninggalnya Timothy.
"Kemdiktisaintek turut berdukacita atas wafatnya saudara Timothy, mahasiswa Universitas Udayana," kata Dirjen Dikti Kemendiktisaintek Khairul Munadi kepada wartawan, Minggu (19/10/2025).
Khairul menyampaikan bahwa pihaknya sudah melakukan koordinasi dengan pimpinan universitas. Kemendiktisaintek berharap, penanganan kasus ini bisa dilakukan dengan baik, objektif, dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Baca juga: Mahasiswa Unud Timothy Anugerah Meninggal Dunia, Begini Respons Kemendiktisaintek
"Kami percaya pihak kampus akan menempuh langkah yang bijak, transparan, dan berkeadilan, dengan tetap mengutamakan perlindungan serta pemulihan suasana akademik yang aman bagi seluruh sivitas," ujarnya.
"Kemdiktisaintek turut berdukacita atas wafatnya saudara Timothy, mahasiswa Universitas Udayana," kata Dirjen Dikti Kemendiktisaintek Khairul Munadi kepada wartawan, Minggu (19/10/2025).
Khairul menyampaikan bahwa pihaknya sudah melakukan koordinasi dengan pimpinan universitas. Kemendiktisaintek berharap, penanganan kasus ini bisa dilakukan dengan baik, objektif, dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Baca juga: Mahasiswa Unud Timothy Anugerah Meninggal Dunia, Begini Respons Kemendiktisaintek
"Kami percaya pihak kampus akan menempuh langkah yang bijak, transparan, dan berkeadilan, dengan tetap mengutamakan perlindungan serta pemulihan suasana akademik yang aman bagi seluruh sivitas," ujarnya.