Dana Operasional RT/RW Naik 25%, Rano Karno: Disalurkan Oktober
Senin, 15 September 2025 - 09:19 WIB
"Nanti bulan Oktober tentang operasional untuk RTRW, kami akan segera umumkan. Karena saya sudah menandatangani," ujar Pramono di kawasan Cempaka Putih, Jakarta Pusat dikutip, Jumat (12/9).
Baca juga: Dari Turki, Rano Karno Bawa Oleh-oleh Investasi Rp21 Triliun untuk Pembangunan RS Internasional
Sementara itu, Pramono Anung juga sempat berjanji menaikkan dana operasional RT dan RW di seluruh wilayah jika terpilih di Pilkada Jakarta 2024. Kenaikan dana operasional ini mencapai dua kali lipat dari biaya yang diterima saat ini.
Menurut dia, RT dan RW menjadi ujung tombak pemerintah daerah yang sangat dekat dengan masyarakat. Sehingga, operasional dari RT dan RW juga harus diperhatikan.
"Sekarang biaya operasional RT itu Rp2 juta, RW Rp2,5 juta, kalau kami diberikan kesempatan langsung saja sama Bang Doel bilang, biayanya hanya sekitar Rp68 miliar per bulan. Kenapa sih kalau dikeluarkan di-double-in aja, kan enggak terlalu berat," kata Pramono saat ditemui di Museum MH Thamrin, Jakarta Pusat, Selasa (3/9/2024).
Baca juga: Dari Turki, Rano Karno Bawa Oleh-oleh Investasi Rp21 Triliun untuk Pembangunan RS Internasional
Sementara itu, Pramono Anung juga sempat berjanji menaikkan dana operasional RT dan RW di seluruh wilayah jika terpilih di Pilkada Jakarta 2024. Kenaikan dana operasional ini mencapai dua kali lipat dari biaya yang diterima saat ini.
Menurut dia, RT dan RW menjadi ujung tombak pemerintah daerah yang sangat dekat dengan masyarakat. Sehingga, operasional dari RT dan RW juga harus diperhatikan.
"Sekarang biaya operasional RT itu Rp2 juta, RW Rp2,5 juta, kalau kami diberikan kesempatan langsung saja sama Bang Doel bilang, biayanya hanya sekitar Rp68 miliar per bulan. Kenapa sih kalau dikeluarkan di-double-in aja, kan enggak terlalu berat," kata Pramono saat ditemui di Museum MH Thamrin, Jakarta Pusat, Selasa (3/9/2024).
(cip)
Lihat Juga :