Majelis Taklim Se-Surabaya Konsolidasi Menangkan Eri Cahyadi
Kamis, 10 September 2020 - 22:42 WIB
Sementara itu, kehadiran Eri Cahyadi dalam forum tersebut disambut salawat. Eri didampingi sang istri, Rini Indriyani.Eri mengatakan, dirinya tak menyangka ditugaskan menjadi calon wali kota. ”Saya dipanggil Bu Risma. Beliau bilang, `Eri gimana kalau kamu maju pemilihan wali kota? Kota ini butuh pekerja keras, berani, enggak gampang menyerah. Aku ngerti awakmu duwe kriteria iku (aku tahu kamu punya kriteria seperti itu)`,” Eri menceritakan awal mulanya dia maju sebagai calon wali kota. (Baca: PDIP Pastikan Tak Ada Faksi-faksi di Pilkada Surabaya )
Eri kaget. Mantan kepala Badan Perencanaan Pembangunan Kota Surabaya ini tak langsung menjawab. ”Mohon maaf Bu Risma, saya harus tanya istri dan orang tua dulu,” ujarnya. Dengan berbagai pertimbangan, Eri pun akhirnya ditugaskan menjadi calon wali kota. ”Pertimbangan utama adalah bagaimana kita meneruskan berbagai keberhasilan Surabaya agar semakin menyejahterakan warganya,” ujarnya.
Oleh Risma, Eri diminta meneruskan program beasiswa bagi para pelajar SMA/SMK, mahasiswa, maupun para santri. Demikian pula program permakanan yang memberi makan bergizi gratis tiap hari ke puluhan ribu warga, juga harus diteruskan. ”Ke depan, karena infrastrukstur Surabaya sudah mulai terpenuhi, saatnya fokus beralih ke pembangunan manusianya,” jelas Eri.
Eri kaget. Mantan kepala Badan Perencanaan Pembangunan Kota Surabaya ini tak langsung menjawab. ”Mohon maaf Bu Risma, saya harus tanya istri dan orang tua dulu,” ujarnya. Dengan berbagai pertimbangan, Eri pun akhirnya ditugaskan menjadi calon wali kota. ”Pertimbangan utama adalah bagaimana kita meneruskan berbagai keberhasilan Surabaya agar semakin menyejahterakan warganya,” ujarnya.
Oleh Risma, Eri diminta meneruskan program beasiswa bagi para pelajar SMA/SMK, mahasiswa, maupun para santri. Demikian pula program permakanan yang memberi makan bergizi gratis tiap hari ke puluhan ribu warga, juga harus diteruskan. ”Ke depan, karena infrastrukstur Surabaya sudah mulai terpenuhi, saatnya fokus beralih ke pembangunan manusianya,” jelas Eri.
(don)
Lihat Juga :