Majelis Taklim Se-Surabaya Konsolidasi Menangkan Eri Cahyadi

Kamis, 10 September 2020 - 22:42 WIB
loading...
Majelis Taklim Se-Surabaya...
Eri Cahyadi saat menghadiri acara pembekalan koordinator pemenangan Eri dan Armuji. Foto SINDOnews
A A A
SURABAYA - Ibu-ibu penggerak majelis taklim se-Surabaya melakukan konsolidasi mendukung bakal pasangan calon (bapaslon) Wali Kota-Wakil Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi-Armuji. Mereka menggelar pembekalan koordinator pemenangan Eri dan Armuji yang akan bergerak ke majelis taklim yang tumbuh subur di kampung-kampung Surabaya.

”Jadi hari ini kami menggelar konsolidasi. Ada 100 orang koordinator majelis taklim se-Surabaya. Ibu-ibu majelis taklim sudah sepakat, kita ikuti kata Bu Nyai pilih Eri Cahyadi. Mereka bergerak ke seluruh majelis taklim se-Surabaya,” ujar Nyai Hj. Khomsatun Hidayat seusai acara, Kamis (10/9/2020). (Baca: Eri-Armuji Ganggu Soliditas PDIP tapi Akar Rumput Mendengar Megawati)

Acara juga dihadiri antara lain oleh Bu Nyai Wafiqoh Jamilah, Nyai Elok Zulaikhoh (Ponpes Nurul Hidayah Zaini,) dan Nyai Nuril Jannah (Ponpes Annur). Nyai Khomsatun mengatakan, Eri telah lama mendukung berbagai kegiatan majelis taklim. "Beliau (Eri Cahyadi) adalah santri, keluarganya (juga) kiai. Selama ini sangat mendukung kegiatan majelis taklim,” ujar Nyai Khomsatun yang merupakan pengasuh Ponpes Mambaul Quran.

Apalagi, lanjut dia, Eri berikhtiar meneruskan kebaikan dan keberhasilan Pemkot Surabaya di bawah kepemimpinan Tri Rismaharini atau yang kerap disapa Risma. ”Kepemimpinan Bu Risma sangat bagus, kemajuan pesat, program sosial untuk umat juga besar. Itu harus diteruskan Eri Cahyadi,” ujarnya.

Sementara itu, kehadiran Eri Cahyadi dalam forum tersebut disambut salawat. Eri didampingi sang istri, Rini Indriyani.Eri mengatakan, dirinya tak menyangka ditugaskan menjadi calon wali kota. ”Saya dipanggil Bu Risma. Beliau bilang, `Eri gimana kalau kamu maju pemilihan wali kota? Kota ini butuh pekerja keras, berani, enggak gampang menyerah. Aku ngerti awakmu duwe kriteria iku (aku tahu kamu punya kriteria seperti itu)`,” Eri menceritakan awal mulanya dia maju sebagai calon wali kota. (Baca: PDIP Pastikan Tak Ada Faksi-faksi di Pilkada Surabaya)

Eri kaget. Mantan kepala Badan Perencanaan Pembangunan Kota Surabaya ini tak langsung menjawab. ”Mohon maaf Bu Risma, saya harus tanya istri dan orang tua dulu,” ujarnya. Dengan berbagai pertimbangan, Eri pun akhirnya ditugaskan menjadi calon wali kota. ”Pertimbangan utama adalah bagaimana kita meneruskan berbagai keberhasilan Surabaya agar semakin menyejahterakan warganya,” ujarnya.

Oleh Risma, Eri diminta meneruskan program beasiswa bagi para pelajar SMA/SMK, mahasiswa, maupun para santri. Demikian pula program permakanan yang memberi makan bergizi gratis tiap hari ke puluhan ribu warga, juga harus diteruskan. ”Ke depan, karena infrastrukstur Surabaya sudah mulai terpenuhi, saatnya fokus beralih ke pembangunan manusianya,” jelas Eri.
(don)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Megawati Ziarah ke Makam...
Megawati Ziarah ke Makam Bung Karno, Hasto: Untuk Merawat Api Perjuangan yang Tak Pernah Padam
SDN di NTT Dibongkar...
SDN di NTT Dibongkar untuk KDMP, Andreas PDIP: Jangan Korbankan Program Lainnya
Legislator PDIP Sebut...
Legislator PDIP Sebut Tragedi Bus ALS Alarm Keras Kegagalan Pengawasan Transportasi dan Infrastruktur Jalan
PDIP Desak Investigasi...
PDIP Desak Investigasi Menyeluruh Kecelakaan KA Argo Bromo dan KRL di Stasiun Bekasi Timur
Kunjungi Pengobatan...
Kunjungi Pengobatan Gratis di Tangerang, Marinus PDIP: Manfaatkan, Biaya Berobat Mahal
PDIP Temukan Ketidaksingkronan...
PDIP Temukan Ketidaksingkronan Data untuk Pemulihan Bencana Sumatera
Abdul Rahman Golkar...
Abdul Rahman Golkar ke Deddy Sitorus: Krisis Batu Bara Bukan Persoalan Baru
AHY: Oposisi Harus Konstruktif,...
AHY: Oposisi Harus Konstruktif, Tidak Boleh Memecah Belah Bangsa
PDIP: Jika Seluruh Fraksi...
PDIP: Jika Seluruh Fraksi di DPR Hanya Manut Eksekutif, Apa Bedanya dengan Era Orde Baru?
Rekomendasi
Kisah Bulan Muharram...
Kisah Bulan Muharram : Nabi Yunus AS 40 Hari di Perut Ikan, dan Pelajaran tentang Kesabaran
Sidang Putusan Perkara...
Sidang Putusan Perkara Chromebook Digelar 30 Juni, Nadiem: Saya Harap Keputusannya Bebas
Motor Listrik Rp32 Juta...
Motor Listrik Rp32 Juta yang Tak Takut Jalan Rusak: Tyranno X Hadir di Jakarta Fair
Berita Terkini
Urgensi Pendekatan Humanis...
Urgensi Pendekatan Humanis dalam Penataan Kota dan Relokasi UMKM
Pelajar Tewas Tersangkut...
Pelajar Tewas Tersangkut Kabel, DPRD Desak Pemprov DKI Jakarta Tata Ulang Pengelolaan Utilitas
Struktur Kabupaten dan...
Struktur Kabupaten dan Kota Selesai, DPW Perindo Bengkulu Matangkan Verpol 2027
Lawan Tawuran dan Bullying,...
Lawan Tawuran dan Bullying, Pemkot Jakpus-MNC Peduli Bina 1.725 Anggota PMR
Atasi Kekeringan, Warga...
Atasi Kekeringan, Warga Bekasi Bisa Dapat Bantuan Air Bersih Gratis
Kisah Kombes Agustinus...
Kisah Kombes Agustinus Christmas, dari Mengajar Mahasiswa hingga Dijuluki Jenderal Kopi
Infografis
5 Rekomendasi Tempat...
5 Rekomendasi Tempat Wisata Sejuk di Kota Surabaya
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved