Cegah Kluster Pilkada, Khofifah Wanti-wanti Protokol Kesehatan Dipatuhi
Rabu, 09 September 2020 - 16:11 WIB
Gubernur Khofifah Indar Parawansa mewanti-wanti penerapan protokol kesehatan tidak boleh menurun sedikitpun. Foto/ist
SURABAYA - Menjelang pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah atau pilkada serentak pada Desember mendatang, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mewanti-wanti penerapan protokol kesehatan tidak boleh menurun sedikitpun.
Guna mencegah timbulnya klaster Pilkada, Gubernur Khofifah pun meminta pihak-pihak terkait untuk memperhatikan teknis kampanye hingga proses pemungutan suara secara mendetail. Bahkan kepada Paslon (Pasangan Calon), dirinya berpesan agar melakukan kampanye dengan menyertakan atribut yang bisa mengajak masyarakat untuk mematuhi Protokol Kesehatan.
“Saya menghimbau para paslon supaya membuat atribut-atribut kampanye yang isinya mengajak untuk patuh pada protokol kesehatan. Seperti ajakan bermasker, cuci tangan dan jaga jarak,” ungkap Gubernur Khofifah usai memberi ceramah di Apel Dansat TNI di Balai Prajurit Kodam V Brawijaya, Rabu (9/9/2020).
(Baca juga: KPU: Satu Bapaslon Pilwali Surabaya Terinfeksi COVID-19 )
Guna mencegah timbulnya klaster Pilkada, Gubernur Khofifah pun meminta pihak-pihak terkait untuk memperhatikan teknis kampanye hingga proses pemungutan suara secara mendetail. Bahkan kepada Paslon (Pasangan Calon), dirinya berpesan agar melakukan kampanye dengan menyertakan atribut yang bisa mengajak masyarakat untuk mematuhi Protokol Kesehatan.
“Saya menghimbau para paslon supaya membuat atribut-atribut kampanye yang isinya mengajak untuk patuh pada protokol kesehatan. Seperti ajakan bermasker, cuci tangan dan jaga jarak,” ungkap Gubernur Khofifah usai memberi ceramah di Apel Dansat TNI di Balai Prajurit Kodam V Brawijaya, Rabu (9/9/2020).
(Baca juga: KPU: Satu Bapaslon Pilwali Surabaya Terinfeksi COVID-19 )
Lihat Juga :