SIG Serahkan Bantuan Alat Kesehatan dan APD untuk Tenaga Medis
Minggu, 03 Mei 2020 - 21:35 WIB
PT Semen Indonesia menyerahkan bantuan alat kesehatan dan APD untuk tenaga medis rumah sakit di Jawa Tengah.Foto/ist
SURABAYA - PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) menyalurkan bantuan Alat Kesehatan (Alkes) dan Alat Pelindung Diri (APD) senilai Rp 500 juta bagi tenaga medis.
Bantuan ini untuk rumah sakit dan pondok pesantren di Kabupaten Boyolali, Klaten, Sukoharjo dan Kota Surakarta, Jawa Tengah. Bantuan ini diserahkan di Yayasan Alkhaqi Manshurina Abadi, Klaten.
Menurut Kepala Departemen Komunikasi Perusahaan SIG, Sigit Wahono, bantuan yang diserahkan meliputi APD coverall, baju hazmat, masker medis, face mask, hair cup, sepatu medis, masker N-95, sarung tangan, hand sanitizer, serta pompa dan cairan disinfektan.
“Pemberian bantuan Alkes dan APD tersebut diharapkan dapat membantu penanganan pasien di Rumah Sakit secara optimal. Kelengkapan Alkes & APD akan memberikan rasa aman bagi dokter maupun perawat sebagai garda terdepan dalam penanganan pasien. Untuk pondok pesantren, bantuan APD ini diharapkan dapat membantu upaya antisipasi dan penanganan penyebaran Covid-19 di lingkungan pengajar dan santri”, ucap Sigit.
Bantuan ini untuk rumah sakit dan pondok pesantren di Kabupaten Boyolali, Klaten, Sukoharjo dan Kota Surakarta, Jawa Tengah. Bantuan ini diserahkan di Yayasan Alkhaqi Manshurina Abadi, Klaten.
Menurut Kepala Departemen Komunikasi Perusahaan SIG, Sigit Wahono, bantuan yang diserahkan meliputi APD coverall, baju hazmat, masker medis, face mask, hair cup, sepatu medis, masker N-95, sarung tangan, hand sanitizer, serta pompa dan cairan disinfektan.
“Pemberian bantuan Alkes dan APD tersebut diharapkan dapat membantu penanganan pasien di Rumah Sakit secara optimal. Kelengkapan Alkes & APD akan memberikan rasa aman bagi dokter maupun perawat sebagai garda terdepan dalam penanganan pasien. Untuk pondok pesantren, bantuan APD ini diharapkan dapat membantu upaya antisipasi dan penanganan penyebaran Covid-19 di lingkungan pengajar dan santri”, ucap Sigit.
Lihat Juga :