Pemkab Batubara Terima Bantuan APD COVID-19 Non Medis Kebutuhan Pendidikan
Sabtu, 09 Januari 2021 - 10:41 WIB
loading...
Kepala BPBD Sumut Riadil Lubis (kiri) menyerahkan bantuan APD COVID-19 non medis kepada Kadisdik Kabupaten Batubara, Ilyas Sitorus (tengah). (Foto:SINDONews/Ist)
A
A
A
MEDAN - Kepala Badan Penanggulangan Bencana Sumatera Utara (BPBD Sumut) menyalurkan bantuan alat pelindung diri (APD) COVID-19 non medis untuk kebutuhan Dinas Pendidikan Kabupaten Batubara.
Bantuan diserahkan langsung Kepala BPBD Sumut Riadil Lubis kepada Kadisdik Batubara Ilyas Sitorus, Jumat petang kemarin di halaman BPBD Sumut di Medan. BACA JUGA: Waspada, Orang yang Pernah Terpapar COVID-19 Bisa Terjangkit Lagi
Adapun bantuan yang diterima berupa masker non medis 500.000 pcs, 85.000 handsanitizer botol, 500 pcs kaca mata face shield, 100 unit cuci tangan portable dan stiker imbauan protokol kesehatan COVID-19 .
Kepala BPBD Sumut Riadil Lubis mengatakan, bantuan APD COVID-19 merupakan bukti komtimen Gubernur Sumut Edy Rahmayadi dalam mencegah pandemi COVID-19 di Sumut, termasuk di bidang pendidikan dengan prinsip menjaga kesehatan dan keselamatan peserta didik dan tenaga pendidik.
Sementara itu, mewakili Bupati Batubra Ir.H.Zahir MAP, Kadisdik Ilyas Sitorus mengucapkan terima kasih atas bantuan dan dukungan Gubernur Sumut."Tentnya dukungan Gubernur Sumut sangat membantu Batubara dalam mencegah pandemi COVID-19 , khususnya di lingkungan pendidikan. Secepatnya bantuan ini kami salurkan ke masing-masing sekolah," kata Ilyas kepada Riadil. BACA JUGA: Ketua Bhayangkari Sumut Motivasi Pengrajin Ulos untuk Menembus Pasar Modern
Dijelaskan Ilyas, untuk jenjang pendidikan SD dan SMP Batubara telah siap menggelar belajar tatap muka serta pembelajaran jarak jauh (PJJ) atau belajar dari rumah (BDR) dengan mengedepankan protokol kesehatan. "Sistem belajar kita kolaborasi, dengan tujuan agar para siswa dapat mengikuti pebelajaran sesuai yang kita harapkan," terang Ilyas.
Pemkab Batubara mempertimbangkan banyak hal dalam menggelar belajar tatap muka, diantaranya Kesiapan fasilitas pelayanan kesehatan, kesiapan satuan pendidikan dalam melaksanakan pembelajaran tatap muka sesuai dengan daftar periksa, Akses terhadap sumber belajar/kemudahan Belajar Dari Rumah (BDR) dan Kondisi psikososial peserta didik serta akses kebutuhan layanan transportasi bagi anak yang aman. BACA JUGA: Sel Tubuh di Paru-paruh Ini Meningkatkan Pertahanan Terhadap Virus
Bantuan diserahkan langsung Kepala BPBD Sumut Riadil Lubis kepada Kadisdik Batubara Ilyas Sitorus, Jumat petang kemarin di halaman BPBD Sumut di Medan. BACA JUGA: Waspada, Orang yang Pernah Terpapar COVID-19 Bisa Terjangkit Lagi
Adapun bantuan yang diterima berupa masker non medis 500.000 pcs, 85.000 handsanitizer botol, 500 pcs kaca mata face shield, 100 unit cuci tangan portable dan stiker imbauan protokol kesehatan COVID-19 .
Kepala BPBD Sumut Riadil Lubis mengatakan, bantuan APD COVID-19 merupakan bukti komtimen Gubernur Sumut Edy Rahmayadi dalam mencegah pandemi COVID-19 di Sumut, termasuk di bidang pendidikan dengan prinsip menjaga kesehatan dan keselamatan peserta didik dan tenaga pendidik.
Sementara itu, mewakili Bupati Batubra Ir.H.Zahir MAP, Kadisdik Ilyas Sitorus mengucapkan terima kasih atas bantuan dan dukungan Gubernur Sumut."Tentnya dukungan Gubernur Sumut sangat membantu Batubara dalam mencegah pandemi COVID-19 , khususnya di lingkungan pendidikan. Secepatnya bantuan ini kami salurkan ke masing-masing sekolah," kata Ilyas kepada Riadil. BACA JUGA: Ketua Bhayangkari Sumut Motivasi Pengrajin Ulos untuk Menembus Pasar Modern
Dijelaskan Ilyas, untuk jenjang pendidikan SD dan SMP Batubara telah siap menggelar belajar tatap muka serta pembelajaran jarak jauh (PJJ) atau belajar dari rumah (BDR) dengan mengedepankan protokol kesehatan. "Sistem belajar kita kolaborasi, dengan tujuan agar para siswa dapat mengikuti pebelajaran sesuai yang kita harapkan," terang Ilyas.
Pemkab Batubara mempertimbangkan banyak hal dalam menggelar belajar tatap muka, diantaranya Kesiapan fasilitas pelayanan kesehatan, kesiapan satuan pendidikan dalam melaksanakan pembelajaran tatap muka sesuai dengan daftar periksa, Akses terhadap sumber belajar/kemudahan Belajar Dari Rumah (BDR) dan Kondisi psikososial peserta didik serta akses kebutuhan layanan transportasi bagi anak yang aman. BACA JUGA: Sel Tubuh di Paru-paruh Ini Meningkatkan Pertahanan Terhadap Virus
(zai)
Lihat Juga :