Asal Usul Kata Bhayangkara Zaman Kerajaan Majapahit yang Artinya Kami Berbahaya
Selasa, 01 Juli 2025 - 06:03 WIB
Melalui pasukan Bhayangkara, pengabdian dan prestasi Gajah Mada dibangun untuk menjaga raja dan Kerajaan Majapahit.
Serat Pararaton menyebutkan bahwa Gajah Mada mengiringi Raja Jayanagara untuk mengungsi ke Desa Badander ketika istana diserang Ra Kuti dan kawan-kawannya. Menariknya, Jayanagara justru dibunuh Ra Tanca, tabib atau dokter istana atas inisiatif Gajah Mada yang mengatur pembunuhan itu.
Menurut beberapa sumber bahwa Gajah Mada membunuh Jayanagara melalui Ra Tanca, karena kelakuan Raja Majapahit tersebut telah melanggar perundang-undangan kerajaan karena menggauli istri orang.
Selain itu, pertemuan rahasia antara Gajah Mada dan Gayatri, istri pendiri Kerajaan Majapahit juga konon menjadi penyebabnya. Perbuatan Jayanagara disebut perbuatan nista, karena menurut kitab Kutaramanawardharmasastra bahwa hukuman bagi siapa saja yang mengganggu perempuan bersuami amatlah berat.
Serat Pararaton menyebutkan bahwa Gajah Mada mengiringi Raja Jayanagara untuk mengungsi ke Desa Badander ketika istana diserang Ra Kuti dan kawan-kawannya. Menariknya, Jayanagara justru dibunuh Ra Tanca, tabib atau dokter istana atas inisiatif Gajah Mada yang mengatur pembunuhan itu.
Menurut beberapa sumber bahwa Gajah Mada membunuh Jayanagara melalui Ra Tanca, karena kelakuan Raja Majapahit tersebut telah melanggar perundang-undangan kerajaan karena menggauli istri orang.
Selain itu, pertemuan rahasia antara Gajah Mada dan Gayatri, istri pendiri Kerajaan Majapahit juga konon menjadi penyebabnya. Perbuatan Jayanagara disebut perbuatan nista, karena menurut kitab Kutaramanawardharmasastra bahwa hukuman bagi siapa saja yang mengganggu perempuan bersuami amatlah berat.
(jon)
Lihat Juga :