Diksar Maut, Mahasiswa Gelar Gelar Doa Bersama dan Tuntut Keadilan untuk Pratama Wijaya

Rabu, 04 Juni 2025 - 07:19 WIB
Baca juga: Dua Mahasiswa UIN Malang Tewas saat Diklat Silat, Polisi Periksa 11 Saksi

Koordinator Aksi, Zidan menyampaikan rasa terima kasih atas kehadiran rekan mahasiswa yang hadir sebagai bentuk solidaritas dalam mencari keadilan bagi Pratama.

“Disini kita mencari keadilan bagi teman kita Pratama yang menjadi korban kekerasan dari senior-senior, yang mana ormawa ini seharusnya dapat mengayomi,” ungkapnya.

Zidan menegaskan, Pratama harus mendapatkan keadilan, dan pihak Kepolisian maupun pihak kampus Unila dapat mengusut agar tidak ada lagi tindakan kekerasan yang dilakukan ormawa.

Menurut Zidan, lilin merupakan lambang cahaya yang diharapkan akan menjadi penerang bagi Almarhum Pratama.

"Keadilan harus ada bagi teman kita,” ucapnya.

Zidan berharap aksi yang telah dilakukan baik orasi maupun melakukan 1.000 lilin dan doa bersama bisa memiliki dampak yang besar bagi keadilan Pratama.

Turunkan Tim Investigasi



Unila sepakat untuk menurunkan tim investigasi untuk membantu Polda Lampung guna mengungkap dugaan tindak kekerasan dalam pendidikan dasar (Diksar) Mahasiswa Ekonomi Pencinta Lingkungan (Mahepel) Fakultas Ekonomi dan Bisnis.

Wakil Rektor bidang Kemahasiswaan yang juga Alumni Unila Prof Sunyono mengatakan, pihaknya telah melibatkan berbagai unsur untuk melakukan investigasi paska peristiwa meninggal Pratama Wijaya Kusuma.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!