Warga Seko Sepakat Tidak Menjual Beras Keluar Daerah
Jum'at, 10 April 2020 - 19:45 WIB
Selama pandemi Covid-19, masyarakat Kecamatan Seko sepakat tidak akan menjual beras keluar wilayah tersebut. Foto : SINDOnews/Ilustrasi
LUWU UTARA - Selama pandemi Covid-19, masyarakat Kecamatan Seko sepakat tidak akan menjual beras keluar wilayah tersebut. Kesepakatan tersebut disampaikan Camat Seko, Akbal Ali kepada Bupati Luwu Utara, Indah Putri Indriani.
Merespons hal tersebut, Bupati Indah menuturkan, pemda tentu saja mendukung sebab yang paling penting masyarakat tidak kekurangan bahan pangan, terutama beras.
"Kami dukung apa yang telah disepakati sebab yang paling penting, masyarakat tidak kekurangan bahan pangan terutama beras. Kita juga mendorong diversifikasi pangan sesuai kearifan lokal seperti jagung, umbi-umbian, pisang dan sagu untuk wilayah daratan," tutur bupati yang rutin mengunjungi masyarakat hingga daerah terpencil ini.
Bupati perempuan pertama di Sulsel ini juga mengapresiasi Pemerintah Kecamatan Seko atas upaya yang dilakukan dalam mencegah penyebaran covid-19. Bagaimana tidak, pasalnya, hingga hari ini belum ada kasus ODP, PDP, maupun yang positif covid-19.
Merespons hal tersebut, Bupati Indah menuturkan, pemda tentu saja mendukung sebab yang paling penting masyarakat tidak kekurangan bahan pangan, terutama beras.
"Kami dukung apa yang telah disepakati sebab yang paling penting, masyarakat tidak kekurangan bahan pangan terutama beras. Kita juga mendorong diversifikasi pangan sesuai kearifan lokal seperti jagung, umbi-umbian, pisang dan sagu untuk wilayah daratan," tutur bupati yang rutin mengunjungi masyarakat hingga daerah terpencil ini.
Bupati perempuan pertama di Sulsel ini juga mengapresiasi Pemerintah Kecamatan Seko atas upaya yang dilakukan dalam mencegah penyebaran covid-19. Bagaimana tidak, pasalnya, hingga hari ini belum ada kasus ODP, PDP, maupun yang positif covid-19.
Lihat Juga :