KPAI Minta Dedi Mulyadi Setop Sementara Program Pengiriman Siswa ke Barak
Senin, 26 Mei 2025 - 17:12 WIB
“Bagaimana etika berhadapan dengan anak, bagaimana berkomunikasi dengan anak, bagaimana memahami anak adalah anak. Nah itu yang perlu perspektif ini yang perlu kita dorong,” pungkasnya.
Gubernur Lemhannas Ace Hasan Syadzily menyampaikan pendidikan militer kurang pantas diterapkan untuk anak-anak. Pendidikan militer hanya diikuti oleh orang-orang pilihan.
"Saya ingin mengatakan bahwa pendidikan militer itu bukan untuk pendidikan bagi anak-anak yang nakal, pendidikan militer itu diikuti oleh orang-orang yang terpilih dan terbaik," kata Ace di kantornya, Selasa (20/5/2025).
Ace mengaku tak memiliki kajian khusus terkait program pengiriman siswa bermasalah ke barak militer. Namun Lemhannas berpandangan jika pendidikan terhadap anak harus sesuai dengan proses perkembangan pertumbuhan anak.
Lemhannas: Pendidikan Militer Bukan untuk Anak-anak
Sebelumnya, Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhannas) menyoroti program pembinaan anak nakal di barak militer. Program tersebut dinilai kurang tepat diterapkan untuk anak-anak.Gubernur Lemhannas Ace Hasan Syadzily menyampaikan pendidikan militer kurang pantas diterapkan untuk anak-anak. Pendidikan militer hanya diikuti oleh orang-orang pilihan.
"Saya ingin mengatakan bahwa pendidikan militer itu bukan untuk pendidikan bagi anak-anak yang nakal, pendidikan militer itu diikuti oleh orang-orang yang terpilih dan terbaik," kata Ace di kantornya, Selasa (20/5/2025).
Ace mengaku tak memiliki kajian khusus terkait program pengiriman siswa bermasalah ke barak militer. Namun Lemhannas berpandangan jika pendidikan terhadap anak harus sesuai dengan proses perkembangan pertumbuhan anak.
(rca)
Lihat Juga :