Wujudkan Ruang Aman bagi Anak, Ibu-Ibu di Bajawa Dibekali Edukasi Pengasuhan dan Kesehatan
Jum'at, 12 Juni 2026 - 11:40 WIB
loading...
Foto: Doc. Istimewa
A
A
A
Kesehatan mental anak menjadi perhatian bersama yang semakin penting untuk dibicarakan, terutama dari lingkungan terdekat mereka, yaitu keluarga.
Data Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) mencatat, sepanjang 2023 hingga 2025 terdapat 116 kasus pengakhiran hidup pada anak usia 10-18 tahun, dengan kasus terbanyak berada pada rentang usia 13-17 tahun.
Angka ini jadi pengingat bahwa anak-anak dan remaja membutuhkan ruang yang aman untuk didengar, ditemani, dan dipahami, terlebih saat mereka melewati masa transisi penting dari SD ke SMP maupun SMP ke SMA.
Pada masa seperti ini, dukungan orang tua, pola asuh yang hangat, serta lingkungan yang bebas dari perundungan menjadi bagian penting dalam menjaga tumbuh kembang mereka.
Melihat pentingnya peran keluarga dalam mendampingi anak, PT Permodalan Nasional Madani (PNM) bersama Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KPPPA) menghadirkan kegiatan pemberdayaan di Bajawa, Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT).
Direktur Utama PNM Kindaris menyampaikan dengan semangat #PNMuntukUMKM dan #PNMPemberdayaanUMKM, kegiatan ini menjadi ruang pertemuan bagi keluarga, khususnya para ibu, untuk bersama-sama memahami pentingnya kesehatan mental anak dan peran orang tua dalam mendampingi mereka.
"Tak hanya melalui edukasi pengasuhan, kegiatan ini juga menghadirkan pemeriksaan kesehatan gratis serta aktivitas belajar informal bagi anak-anak, sehingga manfaatnya dapat dirasakan lebih dekat oleh keluarga dan masyarakat sekitar," ujar Kindaris, Kamis (11/6/2026).
Data Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) mencatat, sepanjang 2023 hingga 2025 terdapat 116 kasus pengakhiran hidup pada anak usia 10-18 tahun, dengan kasus terbanyak berada pada rentang usia 13-17 tahun.
Angka ini jadi pengingat bahwa anak-anak dan remaja membutuhkan ruang yang aman untuk didengar, ditemani, dan dipahami, terlebih saat mereka melewati masa transisi penting dari SD ke SMP maupun SMP ke SMA.
Pada masa seperti ini, dukungan orang tua, pola asuh yang hangat, serta lingkungan yang bebas dari perundungan menjadi bagian penting dalam menjaga tumbuh kembang mereka.
Melihat pentingnya peran keluarga dalam mendampingi anak, PT Permodalan Nasional Madani (PNM) bersama Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KPPPA) menghadirkan kegiatan pemberdayaan di Bajawa, Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT).
Direktur Utama PNM Kindaris menyampaikan dengan semangat #PNMuntukUMKM dan #PNMPemberdayaanUMKM, kegiatan ini menjadi ruang pertemuan bagi keluarga, khususnya para ibu, untuk bersama-sama memahami pentingnya kesehatan mental anak dan peran orang tua dalam mendampingi mereka.
"Tak hanya melalui edukasi pengasuhan, kegiatan ini juga menghadirkan pemeriksaan kesehatan gratis serta aktivitas belajar informal bagi anak-anak, sehingga manfaatnya dapat dirasakan lebih dekat oleh keluarga dan masyarakat sekitar," ujar Kindaris, Kamis (11/6/2026).
Lihat Juga :