Bareskrim Polri Bongkar Perdagangan Sianida Ilegal Beromzet Puluhan Miliar
Kamis, 08 Mei 2025 - 18:23 WIB
Modusnya, SS mengimpor sianida dari China dengan menggunakan dokumen perusahaan lain yaitu perusahaan tambang emas yang sudah tidak berproduksi. Selama kurang lebih setahun tersangka telah mengimpor 494,4 ton atau 9.888 drum sianida.
Baca juga: 2 Polisi Top Pernah Tangani Kasus Kopi Sianida Maut
Tersangka SS kemudian menjual sianida tersebut ke penambang emas ilegal yang tersebar di Indonesia.
Dirtipidter Bareskrim Polri, Brigjen Pol Nunung Syaifuddin mengatakan, untuk mengelabui petugas, sebelum pengiriman SS melepas label merek pada drum.
Selain itu juga dilakukan pemindahan isi sianida ke dalam drum yang diduga sejenis dengan bahan berbahaya sianida milik PT PPI. Tersangka SS menjual sianida per drumnya Rp6 juta.
“Dalam sekali pengiriman, rata-rata 200 drum sampai 300 drum," katanya, Kamis (8/5/2025).
Dia menambahkan, kemungkinan ada pihak lain yang sedang didalami, baik dari internal maupun eksternal perusahaan. Bisa juga yang berkaitan dengan proses masuk barang ini dari luar negeri.
Baca juga: 2 Polisi Top Pernah Tangani Kasus Kopi Sianida Maut
Tersangka SS kemudian menjual sianida tersebut ke penambang emas ilegal yang tersebar di Indonesia.
Dirtipidter Bareskrim Polri, Brigjen Pol Nunung Syaifuddin mengatakan, untuk mengelabui petugas, sebelum pengiriman SS melepas label merek pada drum.
Selain itu juga dilakukan pemindahan isi sianida ke dalam drum yang diduga sejenis dengan bahan berbahaya sianida milik PT PPI. Tersangka SS menjual sianida per drumnya Rp6 juta.
“Dalam sekali pengiriman, rata-rata 200 drum sampai 300 drum," katanya, Kamis (8/5/2025).
Dia menambahkan, kemungkinan ada pihak lain yang sedang didalami, baik dari internal maupun eksternal perusahaan. Bisa juga yang berkaitan dengan proses masuk barang ini dari luar negeri.
Lihat Juga :