Wakil Ketua DPRD Jabar Minta Petugas Program MBG Cianjur Diseleksi Ulang
Sabtu, 26 April 2025 - 22:26 WIB
Baca juga: Cegah Keracunan, Badan Gizi Nasional Benahi SOP Pelaksanaan MBG
Iwan juga meminta semua pihak menunggu hasil penyelidikan yang tengah dilakukan Polres Cianjur untuk mengungkap penyebab pasti dari insiden ratusan siswa keracunan makanan MBG di MAN 1 Cianjur dan SMP PGRI Cianjur pada Senin, 21 April 2025. Informasi yang dihimpun, keracunan MBG yang semula dialami 78 orang siswa, kini bertambah menjadi 165 orang.
"Jika ternyata ada masalah di suplai bahan sehingga basi, ya seleksi ulang petugas yang sortir bahan makanan. Kalau itu vendor, vendornya seleksi ulang. Kalau orang dapurnya, ya sama. Harus tegas, kasus keracunan makanan bukan hal kecil," tegasnya.
Baca juga: Puluhan Pelajar MAN I Cianjur Keracunan Diduga setelah Menyantap Makan Bergizi Gratis
Selain mendorong evaluasi terhadap pelaksana program, Iwan juga menyoroti pentingnya kelancaran pembayaran kepada para vendor MBG. Iwan mengingatkan agar kasus seperti di Kalibata, di mana vendor belum dibayar hingga hampir Rp1 miliar, tidak terulang di Jawa Barat.
Iwan juga meminta semua pihak menunggu hasil penyelidikan yang tengah dilakukan Polres Cianjur untuk mengungkap penyebab pasti dari insiden ratusan siswa keracunan makanan MBG di MAN 1 Cianjur dan SMP PGRI Cianjur pada Senin, 21 April 2025. Informasi yang dihimpun, keracunan MBG yang semula dialami 78 orang siswa, kini bertambah menjadi 165 orang.
"Jika ternyata ada masalah di suplai bahan sehingga basi, ya seleksi ulang petugas yang sortir bahan makanan. Kalau itu vendor, vendornya seleksi ulang. Kalau orang dapurnya, ya sama. Harus tegas, kasus keracunan makanan bukan hal kecil," tegasnya.
Baca juga: Puluhan Pelajar MAN I Cianjur Keracunan Diduga setelah Menyantap Makan Bergizi Gratis
Selain mendorong evaluasi terhadap pelaksana program, Iwan juga menyoroti pentingnya kelancaran pembayaran kepada para vendor MBG. Iwan mengingatkan agar kasus seperti di Kalibata, di mana vendor belum dibayar hingga hampir Rp1 miliar, tidak terulang di Jawa Barat.
Lihat Juga :