Kisah Pilu Pemuda Bekasi, Tewas usai Disiksa saat Bekerja Scamming di Kamboja
Jum'at, 18 April 2025 - 21:20 WIB
Baca juga: Kisah Pekerja WNI Korban Penyekapan di Kamboja: Kerja 16 Jam, Kerap Disiksa
“Terus dia (korban) bilang ‘gua gak omset gak dapet target’. Terus dia ditarik ke dalam ruangan, dipukul, ditendang, disetrum,” katanya.
Akibat penganiayaan itu, korban pingsan dan dibuang ke jalan tanpa busana. Polisi setempat yang melihat korban pun langsung membawa ke rumah sakit terdekat.
Untuk pemulangan jenazah, biaya yang dibutuhkan kata KBRI berkisar Rp200 juta. Akan tetapi dikarenakan tak memiliki uang sebanyak itu, keluarga ikhlas jenazah dimakamkan di Kamboja.
“(Keluarga) meminta (proses pemakaman) benar-benar ditegesin untuk ada bukti foto, video, proses pemandian, pengkafanan, salat,” pinta Subyantoro.
“Terus dia (korban) bilang ‘gua gak omset gak dapet target’. Terus dia ditarik ke dalam ruangan, dipukul, ditendang, disetrum,” katanya.
Akibat penganiayaan itu, korban pingsan dan dibuang ke jalan tanpa busana. Polisi setempat yang melihat korban pun langsung membawa ke rumah sakit terdekat.
Untuk pemulangan jenazah, biaya yang dibutuhkan kata KBRI berkisar Rp200 juta. Akan tetapi dikarenakan tak memiliki uang sebanyak itu, keluarga ikhlas jenazah dimakamkan di Kamboja.
“(Keluarga) meminta (proses pemakaman) benar-benar ditegesin untuk ada bukti foto, video, proses pemandian, pengkafanan, salat,” pinta Subyantoro.
(shf)