Kisah Tentara Belanda Kalang Kabut Diserang Pasukan Pangeran Diponegoro

Senin, 24 Februari 2025 - 07:48 WIB
Memang keberhasilan Pangeran Diponegoro dan pasukannya melakukan pemberontakan tak lepas dari persiapan lamanya.

Sang pangeran sudah muak dengan kebijakan perpajakan, persewaan tanah, serta penggusuran rakyat dari desa-desa tempat tinggalnya oleh para penyewa tanah apanage, merupakan puncak kegelisahan masyarakat, dan kebencian pribadi kepada para bangsawan pengelola pemerintahan setelah meninggalnya Sultan Hamengku Buwono (HB) IV.

"Rangkaian peristiwa dan cita-cita membangun balad (negara) Islam menjadi causal factor, mengapa pemberontakan dengan cepat meluas dan sulit dipadamkan dengan kekuatan militer," demikian dikutip dari buku "Sejarah Nasional Indonesia IV: Kemunculan Penjajahan di Indonesia".

Baca juga: Panglima Perang Legendaris Dunia, Pangeran Diponegoro Salah Satunya

Maka ketika Belanda memutuskan untuk mengganti pejabat militernya di Yogyakarta dan Surakarta, pejabat militer Belanda di Surakarta disambut dengan dingin. Sang pejabat bertemu dengan Sunan Surakarta yang berusia 17 tahun, guna memastikan posisi Surakarta.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!