Kisah Tentara Belanda Kalang Kabut Diserang Pasukan Pangeran Diponegoro
Senin, 24 Februari 2025 - 07:48 WIB
Strategi yang diterapkan Pangeran Diponegoro dan pasukannya pada perang Jawa yang berlangsung mulai 1825 mengejutkan dan membuat kalang kabut tentara Belanda. Foto/Ilustrasi/Ist
STRATEGI perang Pangeran Diponegoro dan pasukannya mengejutkan tentara Belanda. Bahkan Letnan Gubernur Jenderal Belanda dipanggil Komisaris Jenderal Van der Capellen untuk menghadap pada 1825. Sang jenderal itu terkejut karena selama ini tidak pernah mendapat laporan dari residen tentang keadaan sebenarnya di Yogyakarta.
Raad van Indie dipanggil bersidang dan memutuskan Letnan Gubernur Jenderal, Letnan Jenderal H.M. de Kock Panglima Tertinggi Tentara Hindia Timur, diangkat sebagai komisaris untuk Kesultanan Yogyakarta dan Kesunanan Surakarta dan diberi kekuasaan penuh.
Baca juga: Pelarian Epik Raden Wijaya: Dari Singasari ke Madura, Perahu Jadi Penyelamat!
Ia diberikan kekuasaan menggunakan kekuatan militer dan sipil untuk menumpas pemberontakan Pangeran Diponegoro.
Raad van Indie dipanggil bersidang dan memutuskan Letnan Gubernur Jenderal, Letnan Jenderal H.M. de Kock Panglima Tertinggi Tentara Hindia Timur, diangkat sebagai komisaris untuk Kesultanan Yogyakarta dan Kesunanan Surakarta dan diberi kekuasaan penuh.
Baca juga: Pelarian Epik Raden Wijaya: Dari Singasari ke Madura, Perahu Jadi Penyelamat!
Ia diberikan kekuasaan menggunakan kekuatan militer dan sipil untuk menumpas pemberontakan Pangeran Diponegoro.
Lihat Juga :