Kisah Tentara Belanda Kalang Kabut Diserang Pasukan Pangeran Diponegoro

Senin, 24 Februari 2025 - 07:48 WIB
Pertemuan itu memberikan kesan kepada pejabat Belanda bahwa, Sunan terkesan tidak peduli terhadap pemberontakan Pangeran Diponegoro.

Sikap Sunan yang acuh terhadap pemberontakan dan tidak berpihak kepada pemberontak melegakan de Kock.

Ia sadar bahwa ia harus bekerja keras untuk mengatasi pelbagai kesulitan, kekuatan militer yang ada di Yogyakarta dan Surakarta hanya tiga resimen, terbagi resimen infantri, resimen hussar, dan resimen artileri, ditambah Legiun Mangkunegoro yang jumlah seluruhnya 1.800 orang.
(shf)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!