Kasus COVID-19 Naik, Jabar Batalkan Sekolah Gelar KBM Tatap Muka
Rabu, 02 September 2020 - 20:33 WIB
KBM tatap muka yang digelar di salah satu sekolah. Foto/SINDOnews/Dok
BANDUNG - Pemprov Jawa Barat membatalkan izin kegiatan belajar mengajar (KBM) tatap muka di tengah pandemi COVID-19 bagi 21 sekolah dari total 71 sekolah.
Keputusan tersebut diambil menyusul meningkatnya kasus COVID-19 di sejumlah kabupaten/kota di Jabar, khususnya di wilayah yang sebelumnya berstatus zona hijau dan diizinkan menggelar KBM tatap muka. (BACA JUGA: Digoyang Isue COVID dan Pengelolaan Buruk, Pedagang Pasar Baru Bandung Menjerit )
Kepala Dinas Pendidikan (Didik) Jabar Dedi Supandi mengatakan, berdasarkan hasil evaluasi dalam dua pekan terakhir, jumlah SMA/SMK yang diizinkan membuka KBM tatap muka tersisa 50 sekolah dari sebelumnya 71 sekolah. (BACA JUGA: Antisipasi COVID-19, KPU Karawang Batasi Pendaftaran Calon )
"Per kemarin, sekolah yah diizinkan membuka KBM tatap muka turun menjadi 50 sekolah akibat penambahan kasus positif COVID-19 yang menggangu kestabilan zona hijau," kata Dedi di Bandung, Rabu (2/8/2020). (BACA JUGA: Pangdam: Prajurit TNI Jangan Jadi Seperti Peledak Sumbu Pendek )
Menurut dia, berkurangnya jumlah sekolah yang diizinkan membuka KBM tatap muka seiring dengan menurunnya jumlah kecamatan berstatus zona hijau di Jabar dari sebelumnya 228 kecamatan menjadi 190-an kecamatan.
Sedianya, KBM tatap muka dapat mulai dibuka kembali 18 Agustus 2020 di 71 sekolah yang tersebar di Jabar. Pembukaan KBM tatap muka tersebut dilakukan secara bertahap dengan mempertimbangkan protokol pencegahan COVID-19, termasuk konektivitas internet di sekolah tersebut.
Keputusan tersebut diambil menyusul meningkatnya kasus COVID-19 di sejumlah kabupaten/kota di Jabar, khususnya di wilayah yang sebelumnya berstatus zona hijau dan diizinkan menggelar KBM tatap muka. (BACA JUGA: Digoyang Isue COVID dan Pengelolaan Buruk, Pedagang Pasar Baru Bandung Menjerit )
Kepala Dinas Pendidikan (Didik) Jabar Dedi Supandi mengatakan, berdasarkan hasil evaluasi dalam dua pekan terakhir, jumlah SMA/SMK yang diizinkan membuka KBM tatap muka tersisa 50 sekolah dari sebelumnya 71 sekolah. (BACA JUGA: Antisipasi COVID-19, KPU Karawang Batasi Pendaftaran Calon )
"Per kemarin, sekolah yah diizinkan membuka KBM tatap muka turun menjadi 50 sekolah akibat penambahan kasus positif COVID-19 yang menggangu kestabilan zona hijau," kata Dedi di Bandung, Rabu (2/8/2020). (BACA JUGA: Pangdam: Prajurit TNI Jangan Jadi Seperti Peledak Sumbu Pendek )
Menurut dia, berkurangnya jumlah sekolah yang diizinkan membuka KBM tatap muka seiring dengan menurunnya jumlah kecamatan berstatus zona hijau di Jabar dari sebelumnya 228 kecamatan menjadi 190-an kecamatan.
Sedianya, KBM tatap muka dapat mulai dibuka kembali 18 Agustus 2020 di 71 sekolah yang tersebar di Jabar. Pembukaan KBM tatap muka tersebut dilakukan secara bertahap dengan mempertimbangkan protokol pencegahan COVID-19, termasuk konektivitas internet di sekolah tersebut.
Lihat Juga :