Kronologi Tragedi 15 Orang Tewas Tertimbun Tambang Emas di Solok

Jum'at, 27 September 2024 - 16:23 WIB
Kepala BPBD Kabupaten Solok, Irwan Efendi menjelaskan, tanah Longsor terjadi sore hari Kamis (26/9/2024), itu disebabkan karena curah hujan cukup tinggi.

“Lokasi tanah longsor berada pada lubang bekas galian tambang lama yang sudah ditinggalkan oleh penambang terdahulu,” katanya, Jumat (27/9/2024).

Korban terdiri masyarakat yang melakukan aktivitas pendulangan emas secara manual terjebak diduga sebanyak 25 orang.

Masyarakat di sekitar lokasi tanah longsor dan aparat pemerintahan nagari mulai melakukan evakuasi dan penyelamatan mulai Jumat 27 September 2024 pukul 03.00 WIB dengan peralatan seadanya. Sedangkan kondisi lapangan di hutan dan tidak sinyal selular di lokasi.

Baca juga: Tambang Emas di Solok Selatan Longsor, 7 Pekerja Tewas dan 1 Hilang

“Dari proses evakuasi dan penyelamatan secara manual telah ditemukan 15 korban meninggal, 4 korban meninggal telah dievakuasi dari lokasi, sementara 11 korban meninggal lainnya masih di lokasi. Di lokasi ada tiga luka berat,” terangnya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!