Tertipu Investasi Bodong, Agen Tuntut Tanggungjawab Pemilik Saham
Kamis, 27 Agustus 2020 - 15:48 WIB
Dari situ, lanjut Ayla, ia ditawari menjadi agen untuk mencari nasabah untuk menginvestasi uang Rp20 juta dengan tawaran akan mendapatkan fee dari profit nasabah. Nah, sejak itulah ia terus mencari nasabah hingga berinvestasi sebanyak miliaran rupiah.
"Saya inikan aktif di instagram, jadi saya coba sampaikan melalui media sosial. Makanya banyak nasabah yang bergabung hingga menginvestasikan sampai miliaran rupiah," terang Ayla. (Baca juga: Melawan Saat Ditangkap, Pengedar Narkoba Ditembak Polisi )
Dalam perjalanannya, Aineke yang telah mengambil uang nasabah miliaran rupiah mulai tersendat untuk membayar profit dan fee kepadanya. Sehinngga, para nasabah yang menjadi membernya banyak menuntut untuk uang modal dikembalikan. Sehingga, dia menuntut agar Aineke bertanggung jawab terhadap uang nasabah yang telah diambil.
"Sejak bulan Juni lalu, si Aineke ini mulai banyak alasan. Dia bilang perputaran uang tidak lancar, jadi saya yang dikejar nasabah . Bahkan sampai saat ini saya sudah jual rumah, mobil dan perhiasan untuk menutupi nasabah yang merasa dirugikan. Jadi, sebenarnya saya yang ditipu dan menjadi korban si Aineke," kesal Ayla.
Untuk menyelesaikan uang nasabah, Aineke mengajak untuk membawa nasabah ke salah satu kafe di Jalan Juanda. Ia bersama nasabah bertemu dengan Aineke, disepakati perjanjian uang nasabah akan dibayar.
"Saya inikan aktif di instagram, jadi saya coba sampaikan melalui media sosial. Makanya banyak nasabah yang bergabung hingga menginvestasikan sampai miliaran rupiah," terang Ayla. (Baca juga: Melawan Saat Ditangkap, Pengedar Narkoba Ditembak Polisi )
Dalam perjalanannya, Aineke yang telah mengambil uang nasabah miliaran rupiah mulai tersendat untuk membayar profit dan fee kepadanya. Sehinngga, para nasabah yang menjadi membernya banyak menuntut untuk uang modal dikembalikan. Sehingga, dia menuntut agar Aineke bertanggung jawab terhadap uang nasabah yang telah diambil.
"Sejak bulan Juni lalu, si Aineke ini mulai banyak alasan. Dia bilang perputaran uang tidak lancar, jadi saya yang dikejar nasabah . Bahkan sampai saat ini saya sudah jual rumah, mobil dan perhiasan untuk menutupi nasabah yang merasa dirugikan. Jadi, sebenarnya saya yang ditipu dan menjadi korban si Aineke," kesal Ayla.
Untuk menyelesaikan uang nasabah, Aineke mengajak untuk membawa nasabah ke salah satu kafe di Jalan Juanda. Ia bersama nasabah bertemu dengan Aineke, disepakati perjanjian uang nasabah akan dibayar.
Lihat Juga :