Gubernur Beri Peluang, Sekolah Tatap Muka Boleh Dilakukan
Rabu, 26 Agustus 2020 - 09:00 WIB
"Karena sekali kita buka, tidak akan mungkin kita akan mengatakan tutup lagi. Makanya harus diperketat. Nah, kalau gubernur perintahkan buka, belum tentu semua siap. Jadi kalau kepala sekolah sendiri, dia yang memastikan bahwa sudah layak untuk tatap muka," paparnya.
Diketahui, Gubernur Sulsel memang baru meneken kembali surat edaran perpanjangan masa belajar di rumah di masa pandemi bagi semua jenjang sekolah hingga perguruan tinggi di Sulsel. Dalam edaran bernomor: 443.2/5295/Disdik, masa belajar di rumah kembali diperpanjang mulai 24 Agustus hingga 5 September 2020.
Namun Nurdin mengungkapka, edaran itu bersifat fleksibel. Bagi sekolah yang belum siap dalam melaksanakan sekolah tatap muka, maka proses belajar mengajar tetap dilaksanakan melalui daring (online). Sebaliknya, bagi sekolah yang siap, boleh memulai sekolah tatap muka. Baca Juga : Berstatus Zona Merah, Disdik Makassar Tetap Kaji Sekolah Tatap Muka
Asalkan, tegas dia, kesiapan ini diikuti dengan penyediaan infrastruktur protokol kesehatan yang dilaksanakan secara ketat. "Edaran itu fleksibel. Jadi kalau ada usulan dari kepala sekolah yang bilang kita sudah siap, silahkan. Jadi kita tunggu kepala sekolahnya saja," imbuh Nurdin.
Terpisah, Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Sulsel, Muhammad Jufri tak menampik, sekolah diberi ruang untuk menyiapkan pelaksanaan pembelajaran tatap muka. Selama sekolah bisa menjamin pelaksanan protokol kesehatan, rencana itu bisa dilakukan.
Diketahui, Gubernur Sulsel memang baru meneken kembali surat edaran perpanjangan masa belajar di rumah di masa pandemi bagi semua jenjang sekolah hingga perguruan tinggi di Sulsel. Dalam edaran bernomor: 443.2/5295/Disdik, masa belajar di rumah kembali diperpanjang mulai 24 Agustus hingga 5 September 2020.
Namun Nurdin mengungkapka, edaran itu bersifat fleksibel. Bagi sekolah yang belum siap dalam melaksanakan sekolah tatap muka, maka proses belajar mengajar tetap dilaksanakan melalui daring (online). Sebaliknya, bagi sekolah yang siap, boleh memulai sekolah tatap muka. Baca Juga : Berstatus Zona Merah, Disdik Makassar Tetap Kaji Sekolah Tatap Muka
Asalkan, tegas dia, kesiapan ini diikuti dengan penyediaan infrastruktur protokol kesehatan yang dilaksanakan secara ketat. "Edaran itu fleksibel. Jadi kalau ada usulan dari kepala sekolah yang bilang kita sudah siap, silahkan. Jadi kita tunggu kepala sekolahnya saja," imbuh Nurdin.
Terpisah, Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Sulsel, Muhammad Jufri tak menampik, sekolah diberi ruang untuk menyiapkan pelaksanaan pembelajaran tatap muka. Selama sekolah bisa menjamin pelaksanan protokol kesehatan, rencana itu bisa dilakukan.
Lihat Juga :