Lapor Polisi, Korban Aksi Koboi Berharap Pelaku Tertangkap dan Dihukum Berat

Selasa, 25 Agustus 2020 - 20:48 WIB
Foto/SINDOnews/Ilustrasi
BANDUNG - Yoga Novan Yasin (23), korban penembakan di depan Kampus Universitas Padjadjaran (Unpad), Jalan Dipatiukur, Kota Bandung , Jawa Barat pada Senin (24/8/2020) malam sekitar pukul 23.00 WIB, akhirnya melaporkan tindak kriminal yang dialaminya ke Polsek Coblong.

Korban melapor pada Selasa (25/8/2020), malam sekitar pukul 20.00 WIB. "Ini lagi (buat laporan). Ke Polsek Coblong," kata Yoga saat dikonfirmasi via pesan singkat. (BACA JUGA: Ini Kronologi Aksi Koboi di Depan Kampus Unpad, Korban Yoga Ditembak 3 Kali )



Yoga mengemukakan, tidak mengenal dan tidak pernah bersinggungan dengan para pelaku. "Enggak (kenal) Kang. Ïni (penembakan) random (acak). Saya berharap pelaku tertangkap dan dihukum seberat-beratnya. Takut ada korban lain," ujar Yoga. (BACA JUGA: Aksi Koboi Terjadi di Depan Kampus Unpad, Seorang Pria Ditembak OTK )

Sementara itu, Kapolsek Coblong Kompol Hendra Virmanto melakukan keterangan tertulis mengatakan, penyidik Unit Reskrim Polsek Coblong telah mendatangi lokasi kejadian di persimpangan Jalan Dipatiukur-Tengku Umar, depan Kampus Unpad, Kelurahan Lebakgede, Kecamatan Coblong, Kota Bandung. (BACA JUGA: Nasri: Jika Tidak Daftar Ulang ke Sunda Empire, Semua Negara Tak Boleh Cetak Uang )

Penyidik, kata Kapolsek Coblong telah meminta keterangan saksi yang melihat kejadian pada Senin 24 Agustus 2020 sekitar pukul 23.30 WIB yang dialami oleh Yoga Novan Yasin (23), mahasiswa, warga Kelurahan Margaasih, Kecamatan Margaasih, Kabupaten Bandung.

Berdasarkan keterangan saksi, kronologis kejadian penembakan yang dialami korban Yoga Novan ketika korban bersama temannya Qataz sedang mengendarai sepeda motor. Tiba-tiba dari arah belakang datang dua unit motor yang dikendarai oleh empat orang berboncengan.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!