Rampung Tahun Ini, RPH Tamangapa Berkapasitas Ratusan Ekor Tiap Hari
Selasa, 25 Agustus 2020 - 10:00 WIB
Wakil Gubernur Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman yang memimpin rapat koordinasi pembangunan RPH Tamangapa di kantor Gubernur Sulsel, kemarin. Foto : SINDOnews/Doc
MAKASSAR - Pembangunan gedung utama Rumah Pemotongan Hewan (RPH) Terpadu di Kelurahan Tamangapa, Kecamatan Manggala, Kota Makassar ditargetkan sudah rampung Oktober tahun ini. Baca : Anggaran Pembangunan Rumah Pemotongan Hewan Dipangkas Rp2 Miliar
Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Sulsel, Abdul Azis menjelaskan, pembangunan RPH Tamangapa ini bersifat multiyears yang ditargetkan rampung dalam waktu tiga tahun. Tahun ini dimulai dengan pengerjaan gedung utamayang konstruksinya sudah mencapai 55%.
"Alhamdulillah pembangunannya sudah 55%. Kami mencoba, mudah-mudahan akhir tahun ini kita sudah bisa launching untuk pembangunan RPH," jelas Azis yang ditemui usai rapat koordinasi pembangunan RPH Tamangapa di kantor Gubernur Sulsel, kemarin.
Meski dibangun secara bertahap, Azis menargetkan RPH terpadu tersebut sudah bisa difungsikan tahun ini. Kemampuan untuk melakukan menerima dan melakukan penyembelihan pun cukup besar. Kapasitasnya ditarget mampu menyembelih hewan hingga ratusan ekor tiap harinya. "Terkait masalah kapasitas, memang kita sudah merancang antara 70-100 ekor per malam," ujar dia.
Pembangunan RPH terpadu Tamangap a ini rencananya dibangun di atas lahan seluas 7 hektare. Namun yang tersedia baru 3,9 hektare. Sisanya sekitar 3,1 hektare, masih perlu dibebaskan yang menjadi tanggung jawab Pemkot Makassar.
Proyek ini menelan biaya dari APBD Pemprov Sulsel sebesar Rp8,5 miliar untuk konstruksi. Selain itu adapula bantuan dari APBN Rp1,5 miliar yang diperuntukkan untuk penyediaan fasilitasnya. Pemkot Makassar pun diminta segera menyiapkan SDM-nya.
Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Sulsel, Abdul Azis menjelaskan, pembangunan RPH Tamangapa ini bersifat multiyears yang ditargetkan rampung dalam waktu tiga tahun. Tahun ini dimulai dengan pengerjaan gedung utamayang konstruksinya sudah mencapai 55%.
"Alhamdulillah pembangunannya sudah 55%. Kami mencoba, mudah-mudahan akhir tahun ini kita sudah bisa launching untuk pembangunan RPH," jelas Azis yang ditemui usai rapat koordinasi pembangunan RPH Tamangapa di kantor Gubernur Sulsel, kemarin.
Meski dibangun secara bertahap, Azis menargetkan RPH terpadu tersebut sudah bisa difungsikan tahun ini. Kemampuan untuk melakukan menerima dan melakukan penyembelihan pun cukup besar. Kapasitasnya ditarget mampu menyembelih hewan hingga ratusan ekor tiap harinya. "Terkait masalah kapasitas, memang kita sudah merancang antara 70-100 ekor per malam," ujar dia.
Pembangunan RPH terpadu Tamangap a ini rencananya dibangun di atas lahan seluas 7 hektare. Namun yang tersedia baru 3,9 hektare. Sisanya sekitar 3,1 hektare, masih perlu dibebaskan yang menjadi tanggung jawab Pemkot Makassar.
Proyek ini menelan biaya dari APBD Pemprov Sulsel sebesar Rp8,5 miliar untuk konstruksi. Selain itu adapula bantuan dari APBN Rp1,5 miliar yang diperuntukkan untuk penyediaan fasilitasnya. Pemkot Makassar pun diminta segera menyiapkan SDM-nya.
Lihat Juga :