22 Pegawai Positif, Lumbung Pangan Jatim Bukan Klaster Penyebaran COVID-19
Jum'at, 21 Agustus 2020 - 06:38 WIB
Dari 22 pegawai yang terpapar, 21 pegawai tanpa gejala. Mereka menjalani isolasi mandiri. Satu pegawai lagi menjalani perawatan di rumah sakit karena memiliki gejala demam dan diare. “Pegawai yang isolasi mandiri mendapat pengawasan ketat dari Dinkes dan petugas yang ada di Puskesmas,” terangnya.
Mantan ketua umum Persatuan Perusahaan Realestat Indonesia (REI) Jatim ini mengaku, meski ada 22 pegawai yang positif COVID-19, tidak ada lockdown di Lumbung Pangan Jatim. Namun pelayanan, khususnya pemesanan online, hanya terganggu selama tiga hingga empat hari ke depan.
“Untuk layanan pembelian langsung di tempat tidak ada masalah. Ingat,COVID-19 ini bukan aib. Ini pandemi yang bisa kena ke siapapun,” pungkasnya.(Baca juga : Panelis Soroti Surabaya yang Jauh Tertinggal dengan Kota Lain )
Mantan ketua umum Persatuan Perusahaan Realestat Indonesia (REI) Jatim ini mengaku, meski ada 22 pegawai yang positif COVID-19, tidak ada lockdown di Lumbung Pangan Jatim. Namun pelayanan, khususnya pemesanan online, hanya terganggu selama tiga hingga empat hari ke depan.
“Untuk layanan pembelian langsung di tempat tidak ada masalah. Ingat,COVID-19 ini bukan aib. Ini pandemi yang bisa kena ke siapapun,” pungkasnya.(Baca juga : Panelis Soroti Surabaya yang Jauh Tertinggal dengan Kota Lain )
(nun)
Lihat Juga :