Video Kekerasan Terhadap Anggota KKB Papua, Pangdam Cendrawasih Minta Maaf

Senin, 25 Maret 2024 - 17:45 WIB
"Yang kami tetapkan adalah pelaksanaan tugas untuk menciptakan hubungan yang baik dengan masyarakat. Mendapatkan kepercayaan masyarakat, melibatkan masyarakat dalam pembangunan di pedalaman. Masyarakat berladang, dibeli oleh pos. Hubungan baik sudah berjalan dengan baik," katanya.

Dengan adanya oknum prajurit yang melakukan pelanggaran-pelanggaran ini pihaknya sangat menyayangkan.

"Pemeriksaan sudah dilakukan, kami menemukan bahwa video tersebut benar terjadi, maka Kodam 17 Cenderawasih sebagai TKP segera melakukan langkah pembentukan tim investigasi yang sedang bekerja di Puncak Jaya khususnya di Ilaga, Gome di mana TKP itu terjadi," paparnya.

Pihaknya juga akan mengusut tuntas permasalahan tersebut, apapun yang terjadi akan di proses hukum semua yang terlibat.

"Kita sudah membuat permintaan bantuan pemeriksaan terhadap Kodam III Siliwangi karena Batalion 300 sudah purna tugas. Saat ini sedang dilakukan pemeriksaan terhadap mereka yang diduga terlibat dalam tindak kekerasan tersebut. Selanjutnya TNI akan melakukan langkah sesuai kearifan lokal berbagai permasalahan yang ada di tanah Papua," tegasnya.

Izak meminta maaf atas tindakan penganiayaan yang dilakukan oleh oknum TNI tersebut karena akan semakin membuat upaya untuk menjaga kedamaian di Papua terusik.

"Atas nama TNI, saya mengakui perbuatan ini tidak dibenarkan, perbuatan ini melanggar hukum, perbuatan ini mencoreng nama baik TNI, perbuatan ini mencoreng upaya penanganan konflik di Papua," kata Izak.

"Saya minta maaf kepada seluruh masyarakat Papua. Dan kami akan terus bekerja agar kejadian seperti ini tidak terulang lagi di masa yang akan datang. Kita akan meningkatkan pengawasan terhadap Satgas yang melakukan kegiatan di daerah Papua," tambahnya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!