Geger Suara Prabowo-Gibran Tembus 136.000 di Satu TPS, KPU Malang: Sirekap Bukan Acuan
Jum'at, 16 Februari 2024 - 22:26 WIB
"Mungkin salah input, salah konversi. Kalau pun ada kecurangan, itu adalah kecurangan yang bodoh. Artinya itu tidak mungkin," ujar Marhaendra Pramudya Mahardika, dikonfirmasi pada Jumat petang (16/2/2024).
Menurut dia, input data di Sirekap yang ada memang belum final dan bisa saja terjadi kesalahan. Bahkan rawan tercampur dengan rekapitulasi suara di pemilihan lain.
Baca juga; Akurasi Data Sirekap Dipertanyakan, Bawaslu Jelaskan Letak Permasalahannya
Untuk itu dia memastikan tak akan menggunakan hasil dari dokumen C di TPS yang diunggah di Sirekap sebagai acuan. "Acuan kami untuk rekapitulasi adalah C hasil plano," tuturnya.
Menurut dia, input data di Sirekap yang ada memang belum final dan bisa saja terjadi kesalahan. Bahkan rawan tercampur dengan rekapitulasi suara di pemilihan lain.
Baca juga; Akurasi Data Sirekap Dipertanyakan, Bawaslu Jelaskan Letak Permasalahannya
Untuk itu dia memastikan tak akan menggunakan hasil dari dokumen C di TPS yang diunggah di Sirekap sebagai acuan. "Acuan kami untuk rekapitulasi adalah C hasil plano," tuturnya.
(wib)
Lihat Juga :