Okupansi Naik 145%, PT KAI Tambah Operasional KA Jarak Jauh
Kamis, 13 Agustus 2020 - 12:41 WIB
PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daerah Operasi (Daops) III Cirebon, kembali menambah operasional kereta jarak jauh. Foto/iNews/Miftahudin
CIREBON - PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daerah Operasi (Daops) III Cirebon, kembali menambah operasional kereta jarak jauh setelah sempat tidak beroperasi di masa pandemi COVID-19, pada 14-17 Agustus 2020.
(Baca juga: Menggembirakan, Penanganan Kasus COVID-19 di Jatim Terus Membaik )
Kereta Argo Cirebon dapat melayani masyarakat, hal ini dilakukan mengingat meningkatnya okupansi penumpang sebesar 145 persen di masa new normal, dari keseluruhan 134 kereta jarak jauh yang sempat tidak beroperasi kini baru 28 kereta api jarak jauh yang sudah kembali beroperasi melayani masyarakat. PT KAI juga akan terus mengevaluasi penambahan perjalanan kereta menyesuaikan dengan kondisi pandemo COVID-19. (Baca juga: 75 Tahun Kemerdekaan, Pertamina Beri Diskon BBM dan Elpiji )
Kereta Agro Cirebon ini sementara beroperasi dari 14-17 Agustus 2020, namun PT KAI akan mengevaluasi kembali apakah akan diteruskan secara normal atau sementara. Pada tanggal tersebut dikarenakan masa libur tingkat penumpang mengalami kenaikan, pengoperasian kembali kereta api tersebut karena melihat tingkat okupansi pengguna jasa kereta api mulai bergeliat kembali dan mengalami peningkatan di era new normal pandemi COVID-19.
(Baca juga: Menggembirakan, Penanganan Kasus COVID-19 di Jatim Terus Membaik )
Kereta Argo Cirebon dapat melayani masyarakat, hal ini dilakukan mengingat meningkatnya okupansi penumpang sebesar 145 persen di masa new normal, dari keseluruhan 134 kereta jarak jauh yang sempat tidak beroperasi kini baru 28 kereta api jarak jauh yang sudah kembali beroperasi melayani masyarakat. PT KAI juga akan terus mengevaluasi penambahan perjalanan kereta menyesuaikan dengan kondisi pandemo COVID-19. (Baca juga: 75 Tahun Kemerdekaan, Pertamina Beri Diskon BBM dan Elpiji )
Kereta Agro Cirebon ini sementara beroperasi dari 14-17 Agustus 2020, namun PT KAI akan mengevaluasi kembali apakah akan diteruskan secara normal atau sementara. Pada tanggal tersebut dikarenakan masa libur tingkat penumpang mengalami kenaikan, pengoperasian kembali kereta api tersebut karena melihat tingkat okupansi pengguna jasa kereta api mulai bergeliat kembali dan mengalami peningkatan di era new normal pandemi COVID-19.
Lihat Juga :