Selain Pelecehan, Eks Kasatreskrim Polres Selayar Juga Terlibat Kasus Pemerasan

Rabu, 12 Agustus 2020 - 23:57 WIB
"Intinya orang keberatan toh, dia melapor kasihan sudah diambil uangnya, dikasih juga dua kavling tanah, dia kasih juga motor. Adiknya (korban) tersangka dalam kasus Tipidkor. Saya tidak bisa sebut namanya (korban) yang pasti ini korbannya, kenal baik juga ini sama pak AM ini," jelasnya.

Temmangnganro menceritakan, selama ini Iptu AM diduga memanfaatkan posisinya selama enam tahun menjabat sebagai Kanit Tipidkor Satreskrim Polres Kepulauan Selayar, beberapa warga banyak yang mengeluh dan resah atas perbuatan pria 46 tahun itu.

"Kalo tidak salah enam tahun di tipikor, di sini dia (AM) merajalela toh. Banyak orang yang resah, ditakut-takuti. Yah kontraktorlah, kadis-kadis lah, kepala desa. Ini kata masyarakat yang kami dengarkan, makanya kami sudah berusaha meredam, tapi karena sudah kelewat, dilapor lah dia," tuturnya.

Iptu AM sendiri sudah dimutasi ke Polda Sulsel, sebagai Panit 1 Unit 1 Subdit 3 Ditreskrimum. Dijelaskan Temmangnganro selama berkarir di Selayar, Iptu AM banyak memegang posisi penting, di antaranya Kapolsek Takabonerate, Kanit Tipidkor, sampai Kasat Reskrim.

Baca juga: Dilapor Kasus Pelecehan Seksual, Kasat Reskrim Polres Selayar Dinonaktifkan

"Waktu jadi Kasat Reskrim, yang bersangkutan ini jarang masuk kantor. Alasannya sakit. Cukup lama itu tidak masuk. Kaur Urbin yang gantikan. Kita mau klarifikasi bingung juga," imbuh perwira polisi berpangkat dua bunga ini.

Sementara pelaporan pelanggaran lingkungan, dijelaskan Temmangnganro berawal dari informasi petugas HPT yang resah dengan keberadaan Villa yang disebut-sebut milik Iptu AM. Setelah dicek ternyata memang milik oknum polisi tersebut.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!