Guru Besar USU Serukan Keprihatinan Atas Rusaknya Etika dan Perilaku Berdemokrasi
Senin, 05 Februari 2024 - 21:40 WIB
Dia menegaskan, aksi ini merupakan panggilan nurani setiap guru besar dan para alumni atas kondisi demokrasi bangsa yang memprihatinkan. Mereka berharap seruan yang disampaikan menambah gaung dari para akademisi dan kampus yang menginginkan demokrasi ditegakkan jelang pemilu 2024.
“Semoga seruan ini bisa dilaksanakan dan didengarkan para pihak,” ujarnya. Seruan resmi mereka dibacakan oleh Prof. Dr Nurlisa Ginting. Berikut isi pernyataan mereka
Dalam upaya untuk menjaga keutuhan hidup berbangsa dan bernegara serta terpeliharanya suasana tertib, aman dan damai dalam pelaksanaan dan pasca pelaksanaan Pemilu 2024, kami Para Guru Besar, dan Alumni USU meminta kepada:
1. Presiden RI beserta seluruh jajarannya untuk netral dalam pelaksanaan Pemilu 2024;
2. Komisi Pemilihan Umum, dan Badan Pengawas Pemilu beserta jajarannya untuk tetap netral, jujur dan dan adil, serta mencegah terjadinya kecurangan dalam pelaksanaan Pemilu 2024.
“Semoga seruan ini bisa dilaksanakan dan didengarkan para pihak,” ujarnya. Seruan resmi mereka dibacakan oleh Prof. Dr Nurlisa Ginting. Berikut isi pernyataan mereka
Dalam upaya untuk menjaga keutuhan hidup berbangsa dan bernegara serta terpeliharanya suasana tertib, aman dan damai dalam pelaksanaan dan pasca pelaksanaan Pemilu 2024, kami Para Guru Besar, dan Alumni USU meminta kepada:
1. Presiden RI beserta seluruh jajarannya untuk netral dalam pelaksanaan Pemilu 2024;
2. Komisi Pemilihan Umum, dan Badan Pengawas Pemilu beserta jajarannya untuk tetap netral, jujur dan dan adil, serta mencegah terjadinya kecurangan dalam pelaksanaan Pemilu 2024.
Lihat Juga :