Guru Besar USU Serukan Keprihatinan Atas Rusaknya Etika dan Perilaku Berdemokrasi
Senin, 05 Februari 2024 - 21:40 WIB
Sejumlah guru besar, dosen, mahasiswa dan alumni Universitas Sumatera Utara (USU) menyatakan sikap keprihatinan atas kondisi demokrasi Indonesia akibat hilangnya etika. Foto/ Wahyudi Aulia Siregar
MEDAN - Sejumlah guru besar, dosen, mahasiswa dan alumni Universitas Sumatera Utara (USU) menyatakan keprihatinan atas kondisi demokrasi Indonesia akibat hilangnya etika.
Pernyataan sikap keprihatinan itu mereka sampaikan di Gedung Pancasila, Jalan Universitas, Kampus USU Padang Bulan, Medan , Senin (5/2/2024).
“Kami menyampaikan pernyataan sikap ini dari gedung Pancasila. Banyak makna yang harus dipahami di sini,” kata Prof Dr Ningrum Natasya Sirait, Guru Besar di Fakultas Hukum USU, saat memulai aksi.
Baca juga; Naik Peringkat, USU Jadi Perguruan Tinggi Terbaik ke 6 di Indonesia
Pernyataan sikap keprihatinan itu mereka sampaikan di Gedung Pancasila, Jalan Universitas, Kampus USU Padang Bulan, Medan , Senin (5/2/2024).
“Kami menyampaikan pernyataan sikap ini dari gedung Pancasila. Banyak makna yang harus dipahami di sini,” kata Prof Dr Ningrum Natasya Sirait, Guru Besar di Fakultas Hukum USU, saat memulai aksi.
Baca juga; Naik Peringkat, USU Jadi Perguruan Tinggi Terbaik ke 6 di Indonesia