Rampok dan Bunuh Mahasiswi, Penjual Rokok Tewas Ditembak Polisi
Selasa, 14 April 2020 - 17:46 WIB
Kapolrestabes Medan Kombes Pol Jhonny Edizon Isir didampingi Kasat Reskrim AKBP Ronny Nicolas Sidabutar mengatakan, aksi perampokan dan pembunuhan yang dilakukan kedua tersangka terjadi pada Sabtu, 11 April 2020 sekira pukul 20.00 WIB. Lokasi kejadian di Dusun I Desa Durin Tonggal, Kecamatan Pancurbatu, Kabupaten Deliserdang.
Pada Minggu (12/4/2020) sekira pukul 15.00 WIB, warga sekitar lokasi menemukan sesosok mayat perempuan yang kemudian diketahui bernama Juliana Liem. Atas temuan ini, personel Unit Pidum Sat Reskrim Polrestabes Medan kemudian menyelidikinya.
Kapolrestabes Medan Kombes Pol Jhonny Edizon Isir mengatakan, saat ditemukan, pada mayat ditemukan tanda-tanda kekerasan. Kuat dugaan korban meninggal dunia akibat
perbuatan orang lain. “Tim Gabungan melakukan penyelidikan (profiling) tentang identitas lengkap korban. Korban juga diketahui malam itu dalam perjalanan menuju Selayang Pancur Batu. Dari informasi ini, Tim Gabungan melakukan penyelidikan terkait perjalanan pulang korban menuju ke rumah melalui rekaman CCTV di kantor korban dan sepanjang perjalanan,” ungkapnya.
Dari hasil pemantauan CCTV diketahui korban menaiki angkot jenis Rahayu 103 tujuan Pancurbatu-Unimed. Dari penyelidikan diketahui sopir angkot tersebut bernama Tomi Keliat. Atas keterangan Tomi, polisi bisa mengantongi nama Tato Sembiring.
Pada Minggu (12/4/2020) sekira pukul 15.00 WIB, warga sekitar lokasi menemukan sesosok mayat perempuan yang kemudian diketahui bernama Juliana Liem. Atas temuan ini, personel Unit Pidum Sat Reskrim Polrestabes Medan kemudian menyelidikinya.
Kapolrestabes Medan Kombes Pol Jhonny Edizon Isir mengatakan, saat ditemukan, pada mayat ditemukan tanda-tanda kekerasan. Kuat dugaan korban meninggal dunia akibat
perbuatan orang lain. “Tim Gabungan melakukan penyelidikan (profiling) tentang identitas lengkap korban. Korban juga diketahui malam itu dalam perjalanan menuju Selayang Pancur Batu. Dari informasi ini, Tim Gabungan melakukan penyelidikan terkait perjalanan pulang korban menuju ke rumah melalui rekaman CCTV di kantor korban dan sepanjang perjalanan,” ungkapnya.
Dari hasil pemantauan CCTV diketahui korban menaiki angkot jenis Rahayu 103 tujuan Pancurbatu-Unimed. Dari penyelidikan diketahui sopir angkot tersebut bernama Tomi Keliat. Atas keterangan Tomi, polisi bisa mengantongi nama Tato Sembiring.
Lihat Juga :