Rumah Sehat Jakabaring Segera Tutup, Setop Terima Pasien 10 Agustus

Minggu, 09 Agustus 2020 - 14:55 WIB
"Pasien dengan gejala yang telah menjalani swab isolasinya akan dialihkan ke rumah sakit. Di Palembang sendiri ada 16 rumah sakit yang ditunjuk dan siap, meski kebanyakan masih mengirim sampel ke BBLK Palembang ," ujar Kasi Pengendalian Penyakit Menular Dinkes Kota Palembang Yudhi Setiawan, Minggu (9/8/2020).

Menjawab pertanyaan jika terjadi lonjakan, Palembang secara mandiri akan mendirikan lokasi isolasi darurat di rumah sakit. "Misalnya RSUD BARI yang punya Pemkot Palembang, kita bisa gunakan halamannya untuk ruang isolasi darurat jika terjadi lonjakan kasus positif," katanya. (Baca: Update COVID-19: Sumsel 1.304 Pasien dan Palembang 775 Kasus )

Ia membenarkan pemeriksaan pasien dengan gejala ringan bisa dilakukan di Puskesmas ataupun fasilitas Kesehatan tingkat pertama lainnya. "Fungsi rumah sehat pokoknya kita alihkan ke rumah sakit, untuk gejala ringan dan berat isolasi di rumah sakit. Tapi kalau dia tanpa gejala tetap isolasi mandiri di rumah," tegasnya.

Diketahui, istilah ODP dan PDP kini tak dipakai lagi, diganti dengan suspect dan probable. Suspect adalah pasien ODP atau PDP yang punya gejala ringan dan berat. Sementara probable adalah pasien PDP yang tidak sempat diambil swab dengan berbagai alasan.
(don)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!