Wow, Ada Tanda Jalan Mirip Sirkuit Balap di Kota Makassar
Jum'at, 07 Agustus 2020 - 14:03 WIB
Direktur Lalu Lintas Polda Sulsel, Kombes Pol Frans Sentoe. Foto : SINDOnews/Faisal Mustafa
MAKASSAR - Sejumlah pemberhentian traffic light di Kota Makassar direkayasa mirip garis start sirkuit balap. Direktur Lalu Lintas Polda Sulsel, Kombes Pol Frans Sentoe mengungkapkan langkah tersebut diharapkan bisa menjadi upaya edukasi pengendara khususnya roda dua untuk mengatur jarak ketika berhenti di lampu pengatur lalu lintas.
"Kitakan sekarang situasi pandemi COVID-19, Makassar juga masuk kategori yang cukup banyak angka kasusnya, salah satu upaya kita sebenarnya membuat tanda itu untuk memberi pemahaman terkait protokol kesehatan, utamanya jaga jarak, khusus roda dua," ungkap Frans kepada SINDOnews, Jumat (07/08/2020). Baca : Masker Efektif Cegah Penularan COVID-19 saat Naik Ojol
Mantan Karo Ops Ditlantas Polda Gorontalo ini mengaku saat ini pembuatan tanda jarak masing-masing satu meter masih diterapkan di Kota Daeng melalui koordinasi Satlantas Polrestabes Makassar, di antaranya traffic light Jalan Ahmad Yani-Jalan Jendral Sudirman.
"Harapannya dengan kita memberikan contoh, karena tidak semua pemberhentian traffic light hanya ada empat di Makassar, yang paling banyak pengendaranya. Salah satu satunya di Sudirman. Jadi dibiasakan dulu mereka, kalau ada jalan yang tidak pakai tanda itu, mereka sudah paham jaga jarak," papar Frans.
"Kitakan sekarang situasi pandemi COVID-19, Makassar juga masuk kategori yang cukup banyak angka kasusnya, salah satu upaya kita sebenarnya membuat tanda itu untuk memberi pemahaman terkait protokol kesehatan, utamanya jaga jarak, khusus roda dua," ungkap Frans kepada SINDOnews, Jumat (07/08/2020). Baca : Masker Efektif Cegah Penularan COVID-19 saat Naik Ojol
Mantan Karo Ops Ditlantas Polda Gorontalo ini mengaku saat ini pembuatan tanda jarak masing-masing satu meter masih diterapkan di Kota Daeng melalui koordinasi Satlantas Polrestabes Makassar, di antaranya traffic light Jalan Ahmad Yani-Jalan Jendral Sudirman.
"Harapannya dengan kita memberikan contoh, karena tidak semua pemberhentian traffic light hanya ada empat di Makassar, yang paling banyak pengendaranya. Salah satu satunya di Sudirman. Jadi dibiasakan dulu mereka, kalau ada jalan yang tidak pakai tanda itu, mereka sudah paham jaga jarak," papar Frans.
Lihat Juga :