Dukung Gemarikan Bupati Bersama Komisi IV DPR RI Serahkan 500 Bingkisan
Jum'at, 07 Agustus 2020 - 15:01 WIB
Mahmud menambahkan bahwa kegiatan yang dilaksanakan tersebut merupakan kegiatan yang dilaksanakan bersama komisi IV DPR RI yang dalam hal ini Bapak Johan Rosihan,ST. untuk lebih mengoptimalkan peran berbagai pihak ia menyampaikan bahwa terdapat sebanyak 36 organisasi mitra yang dilibatkan seperti contohnya PKK, Dharmawanita, GOW, Forikan, Himpaudi, dan berbagai organisasi lainnya. Hal tersebut dilakukan untuk menjadikan Gerakan Memasyarakatkan Makan Ikan (Gemarikan) ini dapat memberikan damapak terhadap peningkatan mutu SDM Indonesia khususnya di Kabupaten Sumbawa Barat.
Dalam sambutan penutupnya, Ia menambahkan bahwa ia cukup tertarik dengan model kepemimpinan Bupati Sumbawa Barat yang mengakomodir seluruh aspirasi, saran, masukan, kritikan bahkan hujatan yang tersentral di satu tempat. Itu langkah yang luar biasa menurutnya, artinya masyarakat diberikan ruang yang sebesar-besarnya dalam mengontrol kinerja pemerintah.
Sementara itu Bupati Sumbawa Barat, DR,Ir.H.W Musyafirin.,MM dalam sambutannya menyampaikan bahwa makan ikan sudah menjadi adat kebiasaan masyarakat KSB. Tidak lengkap rasanya jika dalam hidangan, menu masakan tidak ada ikan di dalamnya. Kebiasaan ini merupakan modal besar bagi masyarakat KSB untuk mensukseskan Gerakan Memasyarakatkan Makan Ikan (Gemarikan). Kemudian Bupati menerangkan bahwa usaha yang paling menjanjikan dimana pun itu adalah usaha kuliner.
“Saya selalu mendorong masyarakat KSB agar anaknya disekolahkan khusus menggeluti bidang kuliner bagi mereka yang punya bakat dibidang masak-memasak, kita memiliki potensi yang sangat besar. Kita di Sumbawa Barat baru mengenal singang, sepat, dan kita punya potensi pengembangan dalam bentuk olahan ikan yang bermacam-macam,” tuturnya.
Salah satu kegemaran bupati diungkapkan pada kesempatan tersebut adalah menu olahan Tim Nila Merah. Ia menceritakan betapa sulitnya menemukan Nila Merah di NTB ini. Jangankan di KSB, di Lombok pun kita tidak bisa menemukan ikan Nila Merah. “Saya mengajak hadirin yang hadir untuk dapat berusaha budidaya Nila Merah, itu sangat menjanjikan," terang Bupati.
Dalam sambutan penutupnya, Ia menambahkan bahwa ia cukup tertarik dengan model kepemimpinan Bupati Sumbawa Barat yang mengakomodir seluruh aspirasi, saran, masukan, kritikan bahkan hujatan yang tersentral di satu tempat. Itu langkah yang luar biasa menurutnya, artinya masyarakat diberikan ruang yang sebesar-besarnya dalam mengontrol kinerja pemerintah.
Sementara itu Bupati Sumbawa Barat, DR,Ir.H.W Musyafirin.,MM dalam sambutannya menyampaikan bahwa makan ikan sudah menjadi adat kebiasaan masyarakat KSB. Tidak lengkap rasanya jika dalam hidangan, menu masakan tidak ada ikan di dalamnya. Kebiasaan ini merupakan modal besar bagi masyarakat KSB untuk mensukseskan Gerakan Memasyarakatkan Makan Ikan (Gemarikan). Kemudian Bupati menerangkan bahwa usaha yang paling menjanjikan dimana pun itu adalah usaha kuliner.
“Saya selalu mendorong masyarakat KSB agar anaknya disekolahkan khusus menggeluti bidang kuliner bagi mereka yang punya bakat dibidang masak-memasak, kita memiliki potensi yang sangat besar. Kita di Sumbawa Barat baru mengenal singang, sepat, dan kita punya potensi pengembangan dalam bentuk olahan ikan yang bermacam-macam,” tuturnya.
Salah satu kegemaran bupati diungkapkan pada kesempatan tersebut adalah menu olahan Tim Nila Merah. Ia menceritakan betapa sulitnya menemukan Nila Merah di NTB ini. Jangankan di KSB, di Lombok pun kita tidak bisa menemukan ikan Nila Merah. “Saya mengajak hadirin yang hadir untuk dapat berusaha budidaya Nila Merah, itu sangat menjanjikan," terang Bupati.
Lihat Juga :