Cegah Anemia dan Stunting, Pemko Pematang Siantar Ajak Remaja Putri Minum Tablet Penambah Darah

Rabu, 04 Oktober 2023 - 14:20 WIB
"Jadi pola makan juga mempengaruhi remaja putri kita sekarang. Boleh diet. Diet karbohidrat, protein jangan. Jika protein dikurangi, tidak akan berkembang selnya. Kalau protein yang berkurang itu membuat otak pada bayi dan balita lambat berkembang. Tidak ada faktor keturunan untuk stunting. Sepanjang anak diberi asupan gizi yang bagus dan diimbangi dengan olahraga, mudah-mudahan anak tumbuh dan berkembang sesuai dengan usianya," tutur Irma.

Disinggungmengenai remaja putri yang tidak bersekolah, Irma menyebutkan bahwa ke depannya akan ada program Posyandu Remaja. Suatu kegiatan Posyandu yang terintegrasi sasarannya dari bayi hingga lansia termasuk remaja. Jadi, diharapkan remaja yang putus sekolah untuk mengunjungi Posyandu tersebut.

"Di Kota Pematang Siantar, hingga Agustus 2023 ada 216 kasus stunting dari yang kita timbang 10.768 bayi. Banyaknya kasus stunting pada balita, jadi kita kejar anak agar tidak menuju stunting. Upayanya sudah kita mulai sejak ibu hamil diberi imunisasi. Minimal 6 kali ibu selama hamil berkunjung ke tenaga kesehatan. Satu kali triwulan pertama, 2 kali triwulan kedua, dan 3 kali di triwulan ketiga,"ucapnya.

Adv
(dsa)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!