DPRD Jabar: Kasus COVID-19 di Gedung Sate Jangan Sampai Meluas

Sabtu, 01 Agustus 2020 - 11:06 WIB
Foto/SINDOnews/Ilustrasi
BANDUNG - DPRD Jawa Barat prihatin dengan munculnya kasus 40 pegawai Gedung Sate yang terkonfirmasi positif COVID-19 berdasarkan hasil tes swab yang gencar dilakukan di kantor pusat pemerintahan Provinsi Jabar itu.

Anggota Komisi IV DPRD Jabar Deddy mengatakan, kasus tersebut menjadi pukulan berat bagi Pemprov Jabar yang selama ini gencar melakukan upaya penanganan dan pengendalian COVID-19 di Provinsi Jabar. (BACA JUGA: Dinkes Tunggu Hasil Swab ASN yang Diduga Terpapar Klaster Gedung Sate )



Deddy berharap, penularan COVID-19 di Gedung Sate tidak meluas. Karenanya, Pemprov Jabar diminta segera menyelesaikan pelacakan kontak, termasuk mengetes seluruh orang yang pernah kontak dengan ke-40 pegawai tersebut agar Gedung Sate tidak menjadi klaster baru COVID-19. (BACA JUGA: 40 Pegawai Gedung Sate Positif Corona, dari ASN hingga Cleaning Service )

"Semua yang kontak dengan ke-40 orang itu harus ditelusuri dan lakukan tes swab agar tidak terjadi penularan dalam skala lebih luas," kata Daddy di Bandung, Sabtu (1/8/2020). (BACA JUGA: 40 Pegawai Dikabarkan Positif COVID-19, Gedung Sate Ditutup 14 Hari )

Menurut Deddy, kasus tersebut harus menjadi pelajaran bagi semua pihak untuk selalu menaati protokol kesehatan untuk mencegah COVID-19.

"Saya juga berharap, seluruh kabupaten/kota di Jabar lebih gencar lagi menangani COVID-19. Jangan sampai paparan COVID-19 di Jabar semakin luas. Itu yang dikhawatirkan," tandas Deddy.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!