Sebut Demokrasi Sebuah Permainan, Ridwan Kamil: This Is Complicated Game!
Jum'at, 01 September 2023 - 08:21 WIB
Menurut Kang Emil, kondisi saat ini juga bisa saja tak jauh berbeda dengan 5 tahun lalu. Berbagai kejutan hadir setiap pesta demokrasi tiba. ”Tapi kita berdoa siapa pun yang nanti terpilih dan ratusan kepala daerah (terpilih), harus pilih pemimpin yang kerja,” pesannya.
Kang Emil menjelaskan, sistem demokrasi yang dianut Indonesia menghasilkan setiap masyarakat memilih orang yang disukai, bukan orang yang pintar.
”Untuk disukai, tidak perlu pintar, tapi cukup pencitraan. Makanya bisnis pencitraan menjadi penting karena tiba-tiba yang ingin dipilih disukai. This is complicated game,” tuturnya.
Baca Juga: Ridwan Kamil Sampaikan Aspirasi Terkait RUU Energi Baru Terbarukan
Sebaliknya, apabila memilih sesuai kapasitas, hal itu dinamakan meritokrasi. Hanya orang-orang terpilih yang nantinya akan memimpin.
Kang Emil menjelaskan, sistem demokrasi yang dianut Indonesia menghasilkan setiap masyarakat memilih orang yang disukai, bukan orang yang pintar.
”Untuk disukai, tidak perlu pintar, tapi cukup pencitraan. Makanya bisnis pencitraan menjadi penting karena tiba-tiba yang ingin dipilih disukai. This is complicated game,” tuturnya.
Baca Juga: Ridwan Kamil Sampaikan Aspirasi Terkait RUU Energi Baru Terbarukan
Sebaliknya, apabila memilih sesuai kapasitas, hal itu dinamakan meritokrasi. Hanya orang-orang terpilih yang nantinya akan memimpin.
Lihat Juga :