Penjelasan Polisi terkait Tembakan Gas Air Mata saat Bentrok di Dago Elos Bandung

Selasa, 15 Agustus 2023 - 16:40 WIB
Sebagai tindak lanjut, kata Hery, pihaknya akan melakukan pendampingan hukum terhadap mahasiswa, warga, dan kuasa hukum yang ditahan oleh polisi. "Kita sedang pendampingan teman-teman yang tertangkap, dan ada beberapa langkah hukum yang akan dilakukan," ungkapnya.

Hery menilai, perbuatan yang dilakukan oleh polisi terhadap warga Dago Elos terbilang brutal, seperti penembakan gas air mata ke arah pemukiman warga. Padahal, warga hanya ingin laporannya diterima secara baik oleh polisi.



Warga yang terkena gas air mata kemudian melarikan diri ke sejumlah ruas jalan. "Bahwa tindakan polisi adalah tindakan yang brutal. Tujuan dari warga, masih ingin laporan diterima, tapi malah mendapatkan perlakuan seperti ini," tandasnya.

Sementara itu, Kapolretabes Bandung, Kombes Budi Sartono membantah kabar lontaran gas air mata tersebut. Menurutnya, gas air mata hanya dilontarkan di jalan raya sekitaran Terminal Dago. "Gas air mata tidak ke pemukiman, hanya ke jalan raya. Ini untuk membuka jalan saja," katanya, Selasa (15/8/2023).

Baca juga: Bahas Pemenangan Ganjar Pranowo, PDIP dan Perindo Kepri Bertemu
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!