Sindikat Pengedar dan Pembuat Uang Palsu di Purwakarta Diciduk Polisi

Selasa, 14 April 2020 - 14:26 WIB
Kapolres Purwakarta AKBP Indra Setiawan mengungapkan, pada saat tersanga tertangkap didapati uang Rp11,1 juta pecahan Rp50.000 yang belum dibelanjakan.

Sebelumnya EG mendapat uang dari tersangka HE, di mana HE membelinya dari RA dengan perbandingan satu banding tiga. “Tersanga Rahmat juga mendapat uang dengan cara memesan dan membeli dari Bu yang membuat dan memalsuan sendiri uang palsu tersebut. Caranya dengan bermodal laptop, tiga unit printer dan bahan baku kertas minyak,” ungkap Kapolres.

Pada saat penangkapan BU inilah polisi menemukan uang yang diduga palsu sebesar Rp1,8 juta pecahan Rp50.000. Jadi total barang bukti yang berhasil diamankan sebanyak 59 lembar dengan nilai total Rp12,95 juta.

Para tersangka dijerat Pasal 36 ayat 1, 3, UU Nomor 7/2011 tentang Mata Uang dan Pasal 244 atau Pasal 245 jo Pasal 55 KUHP dengan ancaman 15 tahun penjara dan denda paling banyak Rp5 miliar.
(zil)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!