Ungkapan Syukur Suparmi, Penjual Jamu Tradisional di Sragen Jadi Tamu Allah
Sabtu, 10 Juni 2023 - 04:30 WIB
Pada awalnya, Suparmi berjalan kaki jualan jamu gendong keliling dari kampung ke kampong. Namun, awalnya itu pernah tidak laku sama sekali meski sudah berkeliling.
Baca juga: Sandiaga Uno: Santri Berpotensi Tinggi Kembangkan Ekonomi Kreatif
"Terus ibu saya bilang, saya diminta sabar, memang awalnya mencari pelanggan itu susah," ujarnya. Meski berat, Suparmi tetap melanjutkan usahanya jualan jamu keliling.
Baru sekitar 2005, Suparmi mempunyai sepeda onthel pemberian kakaknya. Menjajakan jamu, berkeliling kampung dengan mengendarai sepeda mini.
Saat itu, Suparmi hidup seorang diri, karena semua anak-anaknya sudah berkeluarga. Sehingga, penghasilan dari jualan jamu, bisa ia sisihkan untuk menabung.
Baca juga: Sandiaga Uno: Santri Berpotensi Tinggi Kembangkan Ekonomi Kreatif
"Terus ibu saya bilang, saya diminta sabar, memang awalnya mencari pelanggan itu susah," ujarnya. Meski berat, Suparmi tetap melanjutkan usahanya jualan jamu keliling.
Baru sekitar 2005, Suparmi mempunyai sepeda onthel pemberian kakaknya. Menjajakan jamu, berkeliling kampung dengan mengendarai sepeda mini.
Saat itu, Suparmi hidup seorang diri, karena semua anak-anaknya sudah berkeluarga. Sehingga, penghasilan dari jualan jamu, bisa ia sisihkan untuk menabung.
Lihat Juga :