Sandiaga Uno: Santri Berpotensi Tinggi Kembangkan Ekonomi Kreatif
Jum'at, 09 Juni 2023 - 21:45 WIB
loading...
Menparekraf Sandiaga Salahuddin Uno mengunjungi Pesantren Al Itqon, Bugen, Tlogosari Wetan, Pedurungan, Kota Semarang, Jawa Tengah, Jumat (9/6/2023). Foto/MPI/Eka Setiawa
A
A
A
SEMARANG - Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Salahuddin Uno mengatakan potensi santri mengembangkan ekonomi kreatif sangat tinggi. Jawa Tengah juga disebut sebagai provinsi yang saat ini sangat berkembang wisata religinya.
“Wisata religi sangat berkembang, beberapa provinsi fokus (wisata religi), ada Aceh, NTB, Jawa Tengah salah satunya,” kata Sandi saat mengunjungi Pondok Pesantren (Ponpes) Al Itqon, Kampung Bugen, Kelurahan Tlogosari Wetan, Kecamatan Pedurungan, Kota Semarang bertajuk “Silaturahim dan Dialog Tokoh Agama dan Santri” pada Jumat (9/6/2023).
Baca juga: Kunjungi Pesantren Al Itqon Semarang, Sandiaga Uno Mantap Berlabuh di PPP
Wisata religi dicontohkannya saat ini sedang trend tadabur alam, termasuk ke pegunungan atau memancing termasuk wisata-wisata dengan model persawahan.
“Sediakan tempat-tempat ibadah di sana, di kafe ada tempat ibadah, jadi ketika azan bisa tunaikan ibadah di tengah-tengah berwisata,” lanjutnya.
Terkait ekonomi kreatif santri, di depan ratusan santriwan dan santriwati yang hadir, termasuk beberapa tokoh kiai, Sandi mengatakan di Indonesia ada sekira 27.000 ponpes dengan jumlah santrinya sekitar 5 juta orang.
Jika itu dikembangkan dengan baik, maka peluang membuka 4,4 juta lapangan kerja baru di Indonesia di tahun mendatang akan bisa terwujud.
“Wisata religi sangat berkembang, beberapa provinsi fokus (wisata religi), ada Aceh, NTB, Jawa Tengah salah satunya,” kata Sandi saat mengunjungi Pondok Pesantren (Ponpes) Al Itqon, Kampung Bugen, Kelurahan Tlogosari Wetan, Kecamatan Pedurungan, Kota Semarang bertajuk “Silaturahim dan Dialog Tokoh Agama dan Santri” pada Jumat (9/6/2023).
Baca juga: Kunjungi Pesantren Al Itqon Semarang, Sandiaga Uno Mantap Berlabuh di PPP
Wisata religi dicontohkannya saat ini sedang trend tadabur alam, termasuk ke pegunungan atau memancing termasuk wisata-wisata dengan model persawahan.
“Sediakan tempat-tempat ibadah di sana, di kafe ada tempat ibadah, jadi ketika azan bisa tunaikan ibadah di tengah-tengah berwisata,” lanjutnya.
Terkait ekonomi kreatif santri, di depan ratusan santriwan dan santriwati yang hadir, termasuk beberapa tokoh kiai, Sandi mengatakan di Indonesia ada sekira 27.000 ponpes dengan jumlah santrinya sekitar 5 juta orang.
Jika itu dikembangkan dengan baik, maka peluang membuka 4,4 juta lapangan kerja baru di Indonesia di tahun mendatang akan bisa terwujud.
Lihat Juga :